Pertamina Memastikan Keselamatan Awak Kapal di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
PT Pertamina (Persero) mengonfirmasi bahwa ada empat kapal yang saat ini terjebak di Selat Hormuz, di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat di kawasan tersebut.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China
Perusahaan menekankan bahwa prioritas utama mereka adalah menjamin keselamatan awak kapal serta keamanan aset di sekeliling wilayah tersebut.
Manajemen Pertamina terus melakukan pemantauan intensif terhadap posisi seluruh kapal yang berada di Selat Hormuz dan area sekitarnya. Dari empat kapal yang ada, dua di antaranya berada di daerah dengan risiko tinggi.
Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication Pertamina, menjelaskan, 'Untuk di Selat Hormuz memang benar ada dua kapal Pertamina yang masih berada di sana. Totalnya ada empat kapal, dua lainnya berada di luar Selat Hormuz.'
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Dugaan Penghasutan Massal yang Memicu Kontroversi
Baron menegaskan bahwa keselamatan awak kapal dan keamanan aset adalah prioritas terpenting saat ini. Upaya terus dilakukan oleh perusahaan untuk memastikan kondisi kapal dan awak dalam keadaan aman.
Ia menyatakan, 'Jadi saat ini kami terus memantau dan memastikan yang pertama adalah keselamatan dari para awak kapal, kemudian juga terkait dengan aset kapal yang berada di sana.'
Pertamina juga menjalin koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mengantisipasi potensi risiko akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Kolaborasi ini melibatkan pihak Kementerian Luar Negeri dan berbagai lembaga terkait.
Baron menambahkan, 'Kami berkoordinasi dan berterima kasih kepada seluruh stakeholder yang membantu mengamankan aset dan para awak kapal di sana.'
Baca juga: Apple Diperkirakan Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: