Kategori Berita
Kamis, 05 MARET 2026 • 10:38 WIB

Serangan Rudal Iran dan Lebanon Gelegar di Israel, Sirene Berkumandang di Berbagai Wilayah

Serangan Rudal Iran dan Lebanon Gelegar di Israel, Sirene Berkumandang di Berbagai WilayahSerangan Rudal Iran dan Lebanon Gelegar di Israel, Sirene Berkumandang di Berbagai Wilayah

Serangkaian ledakan menggemparkan wilayah Israel, termasuk Yerusalem dan Tel Aviv, sebagai respons terhadap serangan rudal dari Iran dan Lebanon. Militer Israel mengonfirmasi telah mencegat banyak ancaman meski layanan darurat melaporkan sejumlah korban akibat insiden ini.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas

Detik-detik Serangan dan Respons Militer

Pada Kamis, 5 Maret 2026, militer Israel mengkonfirmasi pengidentifikasian rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayahnya. Dalam pernyataan resmi, mereka menyatakan, 'IDF mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Negara Israel. Sistem pertahanan beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut.'

Laporan dari AFP mengindikasikan bahwa serangan ini terjadi di tengah konflik yang lebih luas antara AS-Israel dan Iran, yang telah memasuki fase yang semakin intens. Kelompok Hizbullah dari Lebanon juga berusaha melakukan serangan balasan terhadap Israel.

Menurut pernyataan militer Israel, 'beberapa peluncuran... dari Lebanon menuju wilayah Israel berhasil dicegat.' Ini menunjukkan efektivitas sistem pertahanan udara Israel dalam mengatasi ancaman eksternal yang signifikan.

Dampak Serangan Terhadap Warga Sipil

Layanan darurat Magen David Adom (MDA) melaporkan dua orang telah dievakuasi ke rumah sakit dengan luka ringan, salah satunya merupakan pria berusia sekitar 30 tahun. Dia mengalami cedera akibat pecahan proyektil, menunjukkan dampak langsung serangan terhadap warga sipil.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Polisi Israel menambahkan bahwa mereka telah diterjunkan ke lima lokasi di Yerusalem, yang merupakan titik jatuh proyektil, untuk melakukan investigasi. Mereka menyatakan bahwa insiden ini hanya menyebabkan kerusakan material dan tanpa tambahan korban jiwa.

Data dari MDA menunjukkan bahwa sejak awal konflik, mereka telah memberikan perawatan medis kepada 414 orang, termasuk 10 kematian dan dua orang dalam kondisi serius, menggambarkan risiko signifikan yang dihadapi masyarakat sipil akibat ketegangan yang berkepanjangan.

Perkembangan Konflik dan Respons Internasional

Konflik ini dipicu oleh pembunuhan pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang mendapatkan reaksi keras dari Hizbullah melalui serangan ke Israel. Dalam pernyataannya, Presiden Iran menegaskan bahwa negara-negara Teluk tidak memiliki cara lain selain membalas serangan ini.

Ketegangan yang meningkat ini semakin kompleks, melibatkan banyak pihak dan menarik atensi internasional. Respons dari negara-negara terkait menjadi sorotan dalam konteks konflik yang lebih luas di kawasan Asia Barat.

Laporan menunjukkan bahwa keterlibatan berbagai milisi serta kekuatan internasional menambah kerumitan situasi, menciptakan ketidakpastian yang lebih besar bagi warga sipil yang terjebak dalam pertempuran yang kian intens.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Dampaknya di Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Serangan Rudal Iran dan Lebanon Gelegar di Israel, Sirene Berkumandang di Berbagai Wilayah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!