Maarten Paes Terima Kritik Meski Catatkan Clean Sheet Pertama Bersama Ajax
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, menarik perhatian setelah mencatatkan clean sheet pertamanya dalam pertandingan Ajax Amsterdam melawan PEC Zwolle yang berakhir imbang tanpa gol.
Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz
Walaupun tidak kebobolan, Paes dihadapkan pada kritik tajam dari mantan pemain Ajax, Kenneth Perez, yang menilai performanya tidak memuaskan.
Pertandingan antara Ajax Amsterdam dan PEC Zwolle berlangsung pada Minggu, 1 Maret 2026. Dalam laga ini, Maarten Paes tampil sebagai kiper utama dan berhasil menjaga gawang agar tidak kebobolan.
Meskipun mencatatkan clean sheet, terdapat momen-momen kritis yang menjadi sorotan, termasuk ketika Paes nyaris melakukan kesalahan fatal saat menyapu bola.
Pada menit ke-65, sapuan bola Paes mengenai kaki striker Zwolle, Younes Namli, sebelum berpotensi mengarah kepada Koen Kostons, namun Paes mampu bereaksi cepat dan menyelamatkan situasi.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Terima Pimpinan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi Buruh
Kenneth Perez, mantan pemain Ajax, memberikan sorotan tajam terhadap kinerja Paes, menyatakan, "Mereka punya pembuat masalah terbesar di gawang. Paes, dia memainkan umpan paling gila dan sangat lemah."
Pernyataan Perez mencerminkan kekhawatiran tentang kemampuan Paes menyediakan umpan yang tepat dan berisiko saat meman diri di klub besar seperti Ajax.
Pandit ESPN Belanda, Marciano Vink, juga mengomentari bahwa Paes belum terbiasa dengan tuntutan menjadi kiper Ajax, mengatakan, "Dia adalah penjaga gawang yang tidak perlu membangun permainan sebelum bergabung dengan Ajax."
Meskipun menuai kritik, banyak berharap Paes dapat belajar dari pengalaman ini dan meningkatkan keterampilannya ke depannya.
Ajax, yang memiliki reputasi tinggi dalam dunia sepak bola, mengharapkan bahwa kiper mereka dapat menjalankan peran dengan lebih baik, menghadapi tantangan yang konstan.
Kritik yang ada diharapkan mampu memotivasi Paes untuk beradaptasi dengan tuntutan permainan di level yang lebih tinggi, dengan harapannya terus mampu menjaga clean sheet di masa depan.
Baca juga: Google Menanggapi Isu Keamanan Phishing pada Layanan Gmail
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: