Kategori Berita
Selasa, 03 MARET 2026 • 11:13 WIB

Rio Ferdinand dan Keluarga Menghadapi Krisis Keamanan di Dubai

Rio Ferdinand dan Keluarga Menghadapi Krisis Keamanan di DubaiRio Ferdinand dan Keluarga Menghadapi Krisis Keamanan di Dubai

Mantan pemain tim nasional Inggris, Rio Ferdinand, bersama keluarganya terpaksa mengungsi ke ruang bawah tanah di Dubai akibat konflik yang meletus antara Iran dan Amerika Serikat.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Serangan peluru kendali yang diluncurkan oleh AS ke Teheran telah menyebabkan ketegangan dan ketakutan di kawasan Timur Tengah, termasuk Dubai.

Kondisi di Dubai Pasca Serangan

Perang antara Iran dan Amerika Serikat yang dimulai pada 28 Februari 2026 telah menciptakan dampak signifikan di kawasan Timur Tengah.

Serangan udara yang direspon oleh Iran pada beberapa negara, termasuk Uni Emirat Arab dan Qatar, membuat situasi di Dubai semakin tidak menentu.

Rio Ferdinand, yang telah tinggal di Dubai bersama keluarganya sejak musim panas 2025, merasakan langsung dampak dari konflik ini. Ia mencatat bahwa banyak figura publik lainnya juga tinggal di Dubai, tetapi situasi terkini menjadikan kota tersebut kurang nyaman.

Pengalaman Ferdinand Selama Konflik

Ferdinand menceritakan bahwa minggu tersebut terasa berbeda dan menegangkan. Ia mengungkapkan, "Minggu ini berbeda bagi saya, jujur saja. Pertama, saya dalam kondisi prima pagi ini karena seluruh keluarga berolahraga."

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Pertimbangan Penting untuk Pelari

Lebih lanjut, Ferdinand menggambarkan pengalaman mendengar suara dentuman bom dan pesawat tempur sebagai pengalaman menakutkan.

Ia juga menyatakan pentingnya memberi tahu anak-anak mengenai situasi yang terjadi, menekankan peran ayah untuk tetap tenang dalam keadaan sulit.

Langkah Antisipasi yang Diambil

Dalam menghadapi situasi yang mengkhawatirkan ini, Ferdinand mengambil langkah antisipasi dengan mengungsi bersama keluarganya ke studio yang telah disiapkannya sebagai bunker.

"Jujur saja, situasinya agak menakutkan, tetapi anehnya di saat yang sama saya merasa sangat aman dan terlindungi," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa mereka tidur di ruang bawah tanah dengan perlengkapan darurat, termasuk selimut tebal.

Ferdinand mengingat kembali bahwa situasi ini mirip dengan saat-saat sulit ketika pandemi Covid-19 melanda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Rio Ferdinand dan Keluarga Menghadapi Krisis Keamanan di Dubai

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!