Prediksi Mudik Lebaran 2026: 143,9 Juta Orang, Penurunan dari Tahun Sebelumnya
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa angka pergerakan masyarakat untuk libur Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 146,4 juta orang.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama dari Indonesia di Major League Soccer
Penurunan ini sebesar 2,57 juta orang atau sekitar 1,75 persen, dan menjadi perhatian bagi aparat kepolisian yang bertugas menjaga keamanan arus mudik.
Dedi Prasetyo menekankan bahwa meskipun survei menunjukkan penurunan jumlah pemudik, Polri tetap melakukan persiapan untuk mengantisipasi keamanan dan kelancaran arus lalu lintas. Pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya memberikan gambaran mengenai potensi peningkatan jumlah pemudik yang mungkin terjadi di lapangan.
Dedi juga mencatat bahwa arus mudik ini bersamaan dengan libur Hari Raya Nyepi, yang menjadikan pengawasan lebih cermat diperlukan. Kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan lonjakan arus mudik diharapkan dapat mengurangi potensi hambatan di jalur-jalur penting.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Dalam rangka menjamin keamanan arus mudik, Polri akan melakukan Operasi Ketupat secara terpusat selama 13 hari, dimulai dari 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Sebanyak 161.243 personel gabungan akan dikerahkan untuk menjaga berbagai jalur dan pusat keramaian.
Prediksi pergerakan mudik akan dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diperkirakan terjadi pada 14 dan 15 Maret 2026, sementara gelombang kedua diantisipasi pada 18 dan 19 Maret 2026, yang memungkinkan pengaturan lalu lintas lebih baik dan memastikan keselamatan pemudik.
Dedi mengungkapkan bahwa puncak arus balik diantisipasi berlangsung pada 25 hingga 26 Maret 2026 untuk gelombang pertama, selanjutnya gelombang kedua pada 28 dan 29 Maret 2026. Prediksi ini menjadi acuan bagi pihak berwenang untuk mengambil langkah pengelolaan kemacetan lalu lintas.
Berbagai upaya akan dilakukan untuk mencegah terjadinya kemacetan saat arus balik, guna memastikan perjalanan masyarakat kembali ke lokasi mereka berlangsung dengan lancar dan aman.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video Parodi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: