Kategori Berita
Sabtu, 28 FEBRUARI 2026 • 14:22 WIB

Dukungan Partai Amanat Nasional Terhadap Program Makan Bergizi Gratis di Tengah Kontroversi

Dukungan Partai Amanat Nasional Terhadap Program Makan Bergizi Gratis di Tengah KontroversiDukungan Partai Amanat Nasional Terhadap Program Makan Bergizi Gratis di Tengah Kontroversi

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi, menyoroti sikap partainya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) meskipun ada larangan dari PDIP terkait pemanfaatan program ini oleh kadernya.

Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia

Viva menekankan pentingnya program ini dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mengatasi masalah kemiskinan dan stunting di Indonesia.

Sikap PAN terhadap Program Makan Bergizi Gratis

Viva Yoga Mauladi menjelaskan bahwa MBG merupakan langkah nyata untuk mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Program ini berfungsi sebagai solusi untuk mengatasi masalah kemiskinan, kelaparan, dan stunting yang masih menghantui masyarakat.

Dia menggarisbawahi bahwa MBG bukan sekadar bantuan makanan, melainkan investasi jangka panjang bagi bangsa. 'MBG adalah investasi bangsa dalam membangun peradaban Indonesia melalui strategi pembangunan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi rakyat,' ujarnya.

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, turut mengajak seluruh anggota untuk mendukung pelaksanaan program ini secara maksimal. Pentingnya keterlibatan tenaga profesional dan pengusaha lokal pun ditekankan dalam pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Langkah ini diharapkan dapat membangun sinergi antara penyedia pangan lokal dan pelaksanaan program MBG untuk memperkuat ketahanan pangan serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Pandangan Waketum PAN Mengenai Pelaksanaan MBG

Selain Viva, Waketum PAN Saleh Daulay juga menegaskan komitmen partai dalam mendukung setiap program yang diusung Presiden Prabowo Subianto. Dia meminta agar seluruh kader serta simpatisan PAN bersinergi demi kesuksesan pelaksanaan MBG.

Baca juga: Pihak Unisba dan Unpas Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kampus Saat Kericuhan

Saleh menjelaskan bahwa segala kendala yang mungkin muncul dalam pelaksanaan program perlu segera dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk diperbaiki. Evaluasi dan pengawasan berkelanjutan menjadi kunci agar program ini dapat dioptimalkan.

'Kita harapkan dalam beberapa bulan ke depan pelayanan makan bergizi gratis ini sudah semakin baik dan menjangkau seluruh penerima manfaat,' imbuhnya. Dia juga mengingatkan bahwa meskipun terdapat beberapa kekurangan, hal tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk tidak melakukan perbaikan.

Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan, serta menjadi contoh nyata dari peran aktif partai politik dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Reaksi PDIP dan Implikasi Kebijakan

PDIP sebelumnya telah merilis Surat Edaran (SE) yang menginstruksikan semua kader untuk tidak memanfaatkan program MBG demi kepentingan pribadi atau kelompok. Surat tersebut ditandatangani oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, beserta Ketua DPP, Komarudin Watubun, dan mencantumkan ancaman sanksi bagi kader yang melanggar.

PDIP juga menyatakan bahwa dana untuk program ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), termasuk melalui realokasi anggaran pendidikan. 'Anggaran pendidikan sejatinya digunakan untuk kepentingan nasional,' demikian diungkapkan dalam surat tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dukungan Partai Amanat Nasional Terhadap Program Makan Bergizi Gratis di Tengah Kontroversi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!