Kategori Berita
Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 20:55 WIB

Waspadai Penipuan Berkedok Promo Selama Ramadan

Waspadai Penipuan Berkedok Promo Selama RamadanWaspadai Penipuan Berkedok Promo Selama Ramadan

Ramadan menjadi momen yang penuh berkah, namun juga memunculkan modus penipuan yang merugikan konsumen. Beragam tawaran menarik sering kali menggiurkan, sehingga masyarakat perlu waspada dan teliti sebelum mengambil keputusan.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang

Menghadapi situasi ini, penting untuk mengenali sejumlah modus penipuan yang kerap terjadi dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat untuk melindungi diri.

Modus Penipuan Paling Umum Selama Ramadan

Salah satu modus penipuan yang sering terjadi selama bulan Ramadan adalah penawaran diskon yang sangat mencurigakan. Banyak toko online yang menawarkan potongan harga tinggi, seperti diskon hingga 70%, tetapi seringkali produk yang dijanjikan tidak ada atau tidak sesuai.

Selain itu, muncul akun-akun media sosial yang mengaku sebagai dealer resmi yang menawarkan hadiah menarik. Dalam banyak kasus, mereka meminta transfer uang di muka sebelum produk dikirimkan, yang menjadi indikasi jelas adanya penipuan.

Promo yang ditawarkan di marketplace juga perlu dicermati. Tidak semua penjual di platform tersebut dapat dipercaya, dan beberapa di antaranya mungkin hanya berusaha menarik pembeli yang ingin berhemat di bulan puasa dengan cara menipu.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China

Cara Mengenali Penipuan Berkedok Promo

Untuk mengenali apakah sebuah promo memang valid atau hoax, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memeriksa keaslian website atau akun media sosial yang menawarkan promo tersebut. Perhatikan alamat URL dan hindari penawaran yang tidak sesuai dengan domain resmi.

Konsumen juga disarankan untuk mengecek testimoni dari pembeli lain sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian. Banyaknya review negatif atau keberadaan akun yang baru dibentuk dapat menjadi tanda bahaya.

Jangan terjebak oleh harga yang terlalu fantastis atau hadiah yang kelihatannya terlalu baik untuk menjadi kenyataan. Modus penipuan cenderung menjajakan tawaran yang terlihat menggiurkan agar korban merasa terdorong untuk segera mengambil keputusan.

Langkah Aman Berbelanja Selama Ramadan

Melakukan pembelian hanya di situs yang terpercaya merupakan langkah awal yang penting selama Ramadan. Konsumen harus memastikan untuk mengikuti kebijakan perlindungan konsumen yang diterapkan di setiap platform.

Penggunaan metode pembayaran yang aman juga sangat dianjurkan. Hindari mentransfer uang langsung kepada pihak yang tidak dikenal dan opt untuk menggunakan platform pembayaran yang sudah terjamin keamanannya.

Terakhir, penting untuk tetap waspada terhadap penawaran yang diterima melalui media sosial atau aplikasi chat. Banyak penawaran yang dikirim melalui pesan pribadi sering kali merupakan upaya penipuan yang perlu dihindari.

Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Waspadai Penipuan Berkedok Promo Selama Ramadan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!