Iran Menegaskan Komitmennya Terhadap Kebijakan Non-Pengembangan Senjata Nuklir
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa Teheran tidak berupaya mengembangkan senjata nuklir menjelang negosiasi dengan Amerika Serikat di Swiss pada Kamis (26/2). Pernyataan ini merupakan respon terhadap ancaman tindakan militer dari AS dan seruan untuk persatuan rakyat Iran.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer
Dalam pidatonya pada tanggal 26 Februari 2026, Pezeshkian menyatakan, "Pemimpin Tertinggi kami telah menyatakan bahwa kami sama sekali tidak akan memiliki senjata nuklir." Hal ini menegaskan komitmen Iran untuk tetap pada jalur yang telah ditetapkan, meskipun terdapat ketegangan dengan AS.
Dalam pidatonya, Masoud Pezeshkian menggarisbawahi, "Bahkan jika saya ingin bergerak ke arah itu, saya tidak bisa -- dari sudut pandang doktrin, saya tidak akan diizinkan." Hal ini menunjukkan bahwa posisi resmi Iran terhadap senjata nuklir terikat oleh prinsip-prinsip yang dipegang.
Ia juga menekankan bahwa pernyataan ini menguatkan komitmen Iran untuk mengikuti langkah-langkah yang telah ditetapkan. Tindakan militer dari negara lain, khususnya AS, tidak akan menggoyahkan autodetermasi Iran dalam hal ini.
Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil
Sebelumnya, Wakil Presiden AS JD Vance mengingatkan bahwa opsi aksi militer akan tersedia jika negosiasi gagal. Dalam wawancaranya di Fox News, Vance menyatakan, "Anda tidak bisa membiarkan rezim paling gila dan terburuk di dunia memiliki senjata nuklir."
Dia menekankan bahwa Presiden Trump memiliki "hak" untuk mempertimbangkan penggunaan kekuatan militer, menunjukkan adanya ketegangan yang meningkat antara kedua negara yang berseberangan. Hal ini memicu keprihatinan mengenai stabilitas kawasan di Timur Tengah.
Pezeshkian juga menyerukan persatuan di antara rakyat Iran sebagai respons terhadap ancaman eksternal. Ia menyatakan, "Jika kita bersatu dan bergandengan tangan, tidak ada kekuatan yang mampu menghentikan kita," menyoroti pentingnya solidaritas dalam menghadapi tantangan.
Pernyataan ini mencerminkan optimismenya tentang daya juang bangsa Iran untuk mengatasi potensi ancaman dengan cara yang damai dan terorganisir, sembari tetap berpegang pada komitmen non-pengembangan senjata nuklir.
Baca juga: Perekrutan Kiper Baru oleh Manchester United dan Manchester City Jelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: