Disiplin Ketat Hansi Flick: Pemain Barcelona Dikenakan Denda Jika Terlambat
Pelatih Hansi Flick menerapkan standar disiplin yang tinggi di Barcelona dengan sanksi denda berat bagi pemain yang terlambat. Keterlambatan selama sepuluh menit akan dikenakan denda sebesar 40 ribu euro atau setara Rp 792 juta.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang
Dalam sebuah wawancara, dua pemain Barcelona mengungkapkan pentingnya ketepatan waktu dalam sesi latihan dan pertandingan. Kebijakan ini mencerminkan komitmen Flick dalam membentuk kultur disiplin di tim.
Hansi Flick, pelatih asal Jerman, dikenal dengan metode kepemimpinan yang tegas dan disiplin di klub Barcelona. Ketegasan Flick dalam menerapkan aturan memberikan dampak nyata terhadap perilaku dan etos kerja para pemain.
Penerapan denda ini dilatarbelakangi oleh niatan Flick untuk menjaga profesionalisme dan ketepatan waktu dalam semua kegiatan tim. Salah satu contoh konkret adalah Raphinha, yang pernah dijatuhi sanksi karena keterlambatan.
Situasi ini menunjukkan bahwa Flick tidak hanya sekadar menginstruksikan tetapi juga mengeksekusi disiplin dalam praktik sehari-hari di klub, menggambarkan dedikasinya terhadap peningkatan performa tim.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran BEM SI: ‘Indonesia (C)emas’ Digelar pada 2 September 2025
Dalam program bincang-bincang El Hormiguero, Ferran Torres dan Pedri mengungkapkan besaran denda yang dihadapi pemain yang terlambat. Mereka menegaskan pentingnya ketepatan waktu dalam menghadiri rapat dan pertandingan.
"40 ribu euro (Rp 792,3 juta) jika terlambat 10 menit di hari pertandingan," jelas Ferran Torres, memberikan gambaran nyata mengenai konsekuensi dari tindakan keterlambatan.
Pedri juga menambahkan, "Jika kamu terlambat, kamu harus membayar denda," menegaskan bahwa setiap pelanggaran dihargai serius dalam lingkungan tim, menciptakan suasana kompetitif yang positif.
Pendekatan disiplin Hansi Flick ternyata menghasilkan dampak signifikan terhadap performa Barcelona. Di musim pertamanya pada tahun 2024/2025, Flick sukses membawa tim meraih treble domestik.
Saat ini, Barcelona berpotensi meraih quadruple, yang menjadi indikasi bahwa strategi disiplin ini berperan penting dalam meningkatkan hasil kinerja tim.
Keberhasilan tersebut tidak hanya berdampak pada prestasi di lapangan, tetapi juga memotivasi pemain lain untuk selalu tepat waktu dan memenuhi harapan tinggi dari pelatih.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: