Desakan Donald Trump kepada Netflix Terkait Susan Rice: Apa Dampaknya?
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini meminta Netflix untuk memecat Susan Rice dari dewan direksinya. Permintaan ini disampaikan melalui platform media sosial Truth Social miliknya.
Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Tanggapan dan Komitmen Reformasi
Trump menyebut Rice sebagai individu yang tidak kompeten dan mengancam Netflix untuk 'membayar konsekuensinya' jika tidak merespon tuntutan tersebut.
Susan Rice adalah anggota Partai Demokrat yang memiliki rekam jejak kuat dalam pemerintahan, termasuk perannya sebagai Duta Besar AS untuk PBB di bawah Presiden Barack Obama. Ia juga merupakan pejabat penting dalam kebijakan domestik pada masa pemerintahan Presiden Joe Biden.
Rice pertama kali bergabung dengan Netflix pada tahun 2018 dan kembali terpilih untuk dewan direksi pada tahun 2023 setelah sempat hiatus. Dalam kapasitasnya, ia tampil sebagai figur penting dalam perusahaan yang kini sedang dalam ambang akuisisi besar-besaran.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik
Desakan Trump kepada Netflix muncul setelah dia mendengar pernyataan Rice dalam sebuah podcast, di mana Rice berbicara tentang kemungkinan konsekuensi bagi perusahaan yang dianggap terlalu mendukung Trump. Pernyataan tersebut tampaknya memicu reaksi keras dari Trump.
Trump menanggapi dengan menyebut Rice bersikap rasis dan tidak memiliki bakat. Ia menegaskan bahwa pengaruhnya di dalam perusahaan telah berkurang, menyebutkan bahwa Rice hanya merupakan 'kaki tangan politik'.
Desakan Trump juga menimbulkan pertanyaan mengenai proses akuisisi Netflix yang diumumkan pada bulan Desember 2025, yang bernilai sekitar 72 miliar dolar AS. Akusisi ini sedang dikaji oleh Departemen Kehakiman AS, yang mengawasi aspek-aspek bisnis yang berpotensi melanggar persaingan usaha.
Netflix berharap akuisisi ini dapat memberikan akses ke berbagai layanan dan konten berharga, termasuk waralaba terkenal dari Warner Bros Discovery. Namun, dengan adanya tekanan dari Trump, ada kekhawatiran bahwa hal ini dapat mempengaruhi keputusan regulator dan iklim bisnis secara keseluruhan.
Baca juga: Polisi Lakukan Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: