Kategori Berita
Sabtu, 21 FEBRUARI 2026 • 22:44 WIB

Komitmen Gubernur Pramono Anung Tanggapi Tuduhan Pungutan Liar oleh Satpol PP DKI Jakarta

Komitmen Gubernur Pramono Anung Tanggapi Tuduhan Pungutan Liar oleh Satpol PP DKI JakartaKomitmen Gubernur Pramono Anung Tanggapi Tuduhan Pungutan Liar oleh Satpol PP DKI Jakarta

Video yang viral di media sosial menunjukkan dugaan pungutan liar oleh anggota Satpol PP DKI Jakarta terhadap para pedagang. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan akan mengambil tindakan tegas jika tuduhan tersebut terbukti benar.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia untuk Memperkuat Timnas

Pernyataan Pramono menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberantas praktik pungli dalam penyelenggaraan pemerintahan, yang menjadi isu krusial bagi pengembangan ekonomi lokal.

Rekaman Video yang Viral

Sebuah video berdurasi pendek yang viral menunjukkan interaksi seorang pedagang dengan anggota Satpol PP di lokasi yang tidak disebutkan. Dalam video tersebut, pedagang menyatakan adanya pungutan yang harus dibayar setiap bulan untuk izin usaha.

Kesejahteraan pedagang terganggu oleh praktik ini, dengan salah satu pedagang menyatakan, "Nih Satpol PP yang mungutin bulanan setiap bulan sama pedagang. Juga setiap harinya makanin," yang menggambarkan ketidakpuasan terhadap situasi tersebut.

Dalam video itu, oknum Satpol PP juga menyatakan, "Kalau mobil parkir di jalanan itu salah, kami setiap bulan sudah bayar," menambah kekhawatiran di kalangan pedagang yang merasa tertekan oleh kondisi tersebut.

Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Tanggapan Gubernur Pramono Anung

Gubernur Pramono Anung menanggapi tuduhan tersebut dengan serius dan berkomitmen untuk menindak tegas jika terbukti ada pelanggaran. Ia mengatakan, "Jadi begini, kalau memang ada pungutan liar yang dilakukan oleh siapa pun, apakah itu Satpol PP atau siapa pun."

Lebih lanjut, Pramono menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik pungli, menyatakan, "Maka saya tidak segan-segan untuk membebastugaskan" bagi oknum yang terbukti bersalah.

Pernyataan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik, serta upaya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Dampak terhadap Pedagang dan Masyarakat

Praktik pungutan liar yang dilakukan oleh aparatur pemerintahan dapat mengakibatkan dampak ekonomi yang signifikan terhadap pedagang kecil. Isu ini bukan hanya berlaku untuk pedagang dalam video, tetapi menciptakan krisis kepercayaan yang lebih besar di kalangan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.

Sebagian pedagang khawatir akan kelangsungan usaha mereka dan berharap pemerintah mengambil tindakan nyata untuk mencegah pungutan liar di masa depan. Hal ini menunjukkan perlunya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan usaha yang lebih kondusif.

Diharapkan bahwa pemerintah DKI Jakarta dapat meningkatkan pengawasan dan transparansi dalam interaksi antara aparat dan pedagang, sehingga tercipta kondisi yang lebih baik untuk pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Komitmen Gubernur Pramono Anung Tanggapi Tuduhan Pungutan Liar oleh Satpol PP DKI Jakarta

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!