Taktik Kontroversial Arsenal Dipertanyakan Pasca Hasil Imbang di Molineux
Wolverhampton Wanderers berhasil menahan imbang Arsenal dalam pertandingan Liga Inggris yang berlangsung di Molineux Stadium pada Kamis dini hari WIB.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas
Pertandingan ini memunculkan kritik terhadap taktik yang digunakan Arsenal, yang dianggap sebagai usaha buang-buang waktu.
Arsenal sempat unggul melalui gol dari Bukayo Saka dan Piero Hincapie, tetapi setelah Wolverhampton memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2, tim tamu terlihat berusaha keras untuk mempertahankan posisi mereka.
Dalam usaha tersebut, Arsenal menggunakan beberapa strategi, seperti memperlama waktu saat menentukan penendang sudut dan beberapa pemain yang terlihat mudah terjatuh setelah terlibat benturan.
Cara ini dianggap sebagai upaya untuk mengulur waktu, meskipun taktik tersebut tidak menuai hasil yang diharapkan, dengan Wolverhampton berhasil menyamakan kedudukan di injury time.
Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Wolverhampton tidak tinggal diam terkait taktik kontroversial Arsenal. Melalui akun media sosial TikTok, mereka membagikan video sindiran yang memperlihatkan cuplikan permainan dari Arsenal.
Video tersebut berjudul 'Manajemen Permainan' dan dilengkapi keterangan yang bersifat jenaka, terutama pada momen ketika Tom Edozie mencetak gol penyama di penghujung pertandingan.
Sindiran ini menggambarkan kekecewaan Wolverhampton terhadap cara Arsenal yang gagal mempertahankan keunggulan meski sempat mendominasi pertandingan.
Hasil imbang ini menjadi pukulan berat bagi Arsenal yang berupaya mempertahankan posisi dalam perburuan trofi Liga Inggris.
Saat ini, Arsenal masih menempati posisi teratas klasemen dengan 58 poin dari 27 laga, tetapi Manchester City yang berada di posisi kedua semakin mengancam.
Jika Manchester City berhasil meraih kemenangan atas Newcastle United pada pertandingan mendatang, selisih poin dengan Arsenal akan berkurang menjadi hanya dua poin, menambah tekanan pada tim yang dipimpin Mikel Arteta ini.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: