Kategori Berita
Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 14:00 WIB

Strategi Mempertahankan Energi Selama Berpuasa di Bulan Ramadan

Strategi Mempertahankan Energi Selama Berpuasa di Bulan RamadanStrategi Mempertahankan Energi Selama Berpuasa di Bulan Ramadan

Puasa di bulan Ramadan membawa perubahan signifikan pada pola makan dan aktivitas sehari-hari. Mempertahankan energi dari sahur hingga berbuka sangat penting untuk kesehatan dan produktivitas.

Baca juga: Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Ditangkap: Tuduhan Provokasi dan Tindakan Anarkis

Kualitas makanan saat sahur dan hidrasi yang baik menjadi kunci untuk menjaga stamina selama berpuasa. Dengan pengaturan yang tepat, puasa dapat dilaksanakan dengan lancar dan penuh energi.

Pentingnya Makanan Sehat saat Sahur

Makanan yang dikonsumsi pada saat sahur harus kaya nutrisi demi mendukung aktivitas sepanjang hari. Sumber karbohidrat seperti nasi, roti, atau oatmeal dapat memberikan energi yang bertahan lama.

Selain karbohidrat, konsumsi protein sangat penting untuk membantu memperbaiki jaringan tubuh. Makanan seperti telur, yogurt, dan kacang-kacangan bermanfaat untuk menjaga rasa kenyang lebih lama.

Menambahkan sayuran dan buah-buahan segar sangat dianjurkan. Sayuran dengan kadar air tinggi dapat membantu memenuhi kebutuhan hidrasi tubuh.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer

Strategi Hidrasi Selama Puasa

Hidrasi yang cukup adalah faktor penting untuk menjaga energi tubuh saat berpuasa. Selama puasa, tubuh kehilangan cairan, sehingga perlu diperhatikan asupan cairan saat sahur dan berbuka.

Disarankan untuk mengonsumsi minimal delapan gelas air dari saat berbuka hingga sahur. Air mineral atau air perasan lemon menjadi pilihan yang baik.

Minuman berkafein seperti kopi dan teh sebaiknya dihindari secara berlebihan, karena dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil, berisiko menimbulkan dehidrasi.

Mengatur Aktivitas Selama Puasa

Mengatur waktu dan intensitas aktivitas fisik sangat penting selama puasa. Sebaiknya, lakukan kegiatan fisik ringan, seperti berjalan santai menjelang berbuka.

Hindari kegiatan berat yang menguras tenaga, seperti olahraga intensif, pada siang hari. Aktivitas berat sebaiknya dilakukan pada malam hari setelah berbuka puasa.

Merencanakan waktu istirahat yang cukup juga merupakan strategi penting. Dengan begitu, tubuh dapat memulihkan tenaga menjelang waktu sahur.

Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Strategi Mempertahankan Energi Selama Berpuasa di Bulan Ramadan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!