Kategori Berita
Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 10:53 WIB

Indonesia Resmi Menjadi Wakil Komandan Pasukan Internasional di Gaza

Indonesia Resmi Menjadi Wakil Komandan Pasukan Internasional di GazaIndonesia Resmi Menjadi Wakil Komandan Pasukan Internasional di Gaza

Indonesia telah menyetujui tawaran untuk posisi wakil komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di Gaza. Pengumuman ini disampaikan oleh Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers, dalam rapat Dewan Perdamaian yang pertama.

Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Membangun Hubungan yang Sehat

Mayor Jenderal Jeffers menekankan komitmen Indonesia dalam menjaga keamanan di Gaza. Dalam pernyataannya, ia menggarisbawahi pentingnya kehadiran pasukan ISF untuk menciptakan perdamaian yang berkelanjutan di kawasan tersebut.

Pernyataan Resmi Mengenai Mandat Wakil Komandan

Mayor Jenderal Jasper Jeffers mengonfirmasi bahwa Indonesia telah menerima penugasan ini dengan penuh tanggung jawab. 'Saya telah menawarkan dan Indonesia telah menerima posisi wakil komandan untuk ISF,' katanya dalam laporan yang dirilis oleh AFP.

Kehadiran Indonesia sebagai wakil komandan diharapkan dapat memperkuat upaya stabilisasi kawasan yang selama ini dilanda konflik. 'Dengan langkah-langkah awal ini, kita akan membantu menghadirkan keamanan yang dibutuhkan Gaza demi kemakmuran masa depan dan perdamaian yang langgeng,' tambah Jeffers.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja dari Rumah untuk ASN

Tanggung Jawab dan Tujuan Pasukan Stabilisasi Internasional

Pasukan ISF memiliki mandat untuk menstabilkan keadaan di Gaza, sehingga pemerintahan sipil dapat berfungsi dengan baik. Tugas utama ISF mencakup pengawasan gencatan senjata serta menjaga stabilitas keamanan tanpa memicu konfrontasi.

Sebagai bagian dari komitmen internasional, Indonesia siap mengirimkan hingga 8.000 personel ke Gaza. Rencana ini mencakup pengiriman total sebanyak 20.000 tentara di samping pembentukan pasukan polisi baru.

Langkah ini merupakan indikasi dukungan Indonesia terhadap upaya internasional dalam menciptakan perdamaian yang lebih baik di kawasan yang telah lama terjerat dalam konflik.

Partisipasi Negara Lain dalam Pasukan Stabilisasi Internasional

Mayor Jenderal Jeffers juga mengungkapkan bahwa beberapa negara lain, termasuk Maroko, akan mengirimkan pasukan sebagai bagian dari upaya kolektif menjaga perdamaian di Gaza. Negara-negara seperti Albania, Kazakhstan, dan Kosovo telah menunjukkan dukungan mereka terhadap inisiatif ini.

Partisipasi internasional ini diharapkan dapat memperkuat upaya menuju stabilitas dan perdamaian di kawasan yang sebelumnya telah mengalami konflik berkepanjangan. Komitmen berbagai negara terhadap stabilitas di Gaza mencerminkan kesatuan dalam upaya penciptaan perdamaian.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Indonesia Resmi Menjadi Wakil Komandan Pasukan Internasional di Gaza

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!