Jam Layanan Imigrasi yang Disesuaikan Selama Ramadan 2026
Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan telah mengumumkan penyesuaian jam layanan selama bulan Ramadan. Kebijakan ini bertujuan untuk menghormati masyarakat dan pegawai yang menjalankan ibadah puasa.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online
Melalui langkah ini, diharapkan pelayanan keimigrasian dapat berjalan optimal sesuai dengan ketentuan pemerintah mengenai jam kerja aparatur sipil negara.
Yuldi Yusman, Plt Direktur Jenderal Imigrasi, menekankan pentingnya optimalisasi layanan selama Ramadan. "Penyesuaian jam layanan ini dilakukan untuk menghormati dan memfasilitasi masyarakat maupun pegawai yang menjalankan ibadah puasa," ujarnya.
Layanan keimigrasian akan beroperasi dari hari Senin hingga Kamis mulai pukul 08.00 hingga 15.00 waktu setempat, dengan waktu istirahat dari pukul 12.00 hingga 12.30. Pada hari Jumat, jam layanan diperpanjang hingga pukul 15.30, dengan waktu istirahat yang berbeda.
Yuldi juga menyarankan kepada masyarakat agar mengonfirmasi ulang jadwal unit-unit pelayanan keimigrasian, termasuk Mal Pelayanan Publik (MPP) dan Unit Layanan Paspor (ULP). Informasi terkini mengenai jam layanan dapat diakses melalui laman sosial media resmi dari setiap kantor imigrasi.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
"Mewakili jajaran Imigrasi, saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada saudara-saudara muslim di Indonesia," kata Yuldi. Ucapan ini merupakan bentuk dukungan untuk kelancaran ibadah masyarakat.
Sangat penting bagi masyarakat untuk memperhatikan perubahan jam operasional ini agar tidak mengalami ketidaknyamanan saat memerlukan layanan keimigrasian. Penyesuaian ini diharapkan dapat mendukung aktivitas ibadah tanpa hambatan.
Bagi masyarakat yang memerlukan layanan pada akhir pekan, unit pelayanan paspor akan buka dari pukul 08.00 hingga 14.00 dengan waktu istirahat yang sama pada posisi yang telah ditentukan.
Kementerian Imigrasi juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap informasi yang tidak jelas, termasuk hoaks terkait rekrutmen CPNS Imigrasi. Kegiatan komunikasi resmi dari Kemenimipas akan disampaikan melalui saluran resmi.
Melalui penyesuaian jam operasional ini, diharapkan layanan keimigrasian dapat berjalan dengan lebih baik dan mendukung kegiatan masyarakat selama bulan suci. Pentingnya pemahaman masyarakat mengenai perubahan ini akan membantu mengoptimalkan layanan.
Diharapkan, semua pihak yang terlibat merasa nyaman dalam menjalani proses administratif selama Ramadan.
Baca juga: Polisi Lakukan Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: