Vinicius Junior Mengguncang Liga Champions dengan Gol Indah dan Sorotan Kontroversi Rasisme
Vinicius Junior memimpin Real Madrid meraih kemenangan atas Benfica dengan skor 1-0 pada leg pertama play-off Liga Champions 2025/2026.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Namun, pertandingan di Stadion Da Luz ini menyisakan kontroversi mengenai dugaan rasisme yang dialami oleh Vinicius.
Pertandingan tersebut berlangsung dengan intensitas tinggi, di mana Real Madrid berupaya menguasai permainan. Gol yang dicetak Vinicius pada menit ke-50 merupakan hasil dari serangan balik yang dimulai oleh Kylian Mbappe.
Umpan terobosan dari Mbappe mengarah tepat kepada Vinicius, yang dengan brilian melepaskan tendangan dari sudut kotak penalti Benfica. Momen tersebut diwarnai dengan perayaan Vinicius yang unik, di mana ia melakukan tarian di depan bendera sepak pojok, menghasilkan kartu kuning dari wasit.
Dari insiden ini, perdebatan mulai muncul ketika Vinicius dituduh mengalami pelecehan. Penyerang Benfica, Gianluca Prestianni, disebut-sebut terlibat dalam insiden tersebut.
Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Membangun Hubungan yang Sehat
Sejumlah media Eropa melaporkan bahwa Vinicius menjadi sasaran pelecehan verbal yang mengacu pada ras. Ia dituduh menerima ejekan berupa kata 'monyet' dari Prestianni, yang membuatnya merasa tertekan.
Akibat dari situasi tersebut, pertandingan terpaksa dihentikan sementara untuk menyesuaikan kondisi emosional Vinicius. Namun, setelah berunding, ia memutuskan untuk kembali dan melanjutkan permainan.
Kasus ini menarik perhatian luas, dan menyoroti isu rasisme yang terus-menerus menjadi perhatian dalam dunia sepak bola. Respons dan tindakan Vinicius memberikan wawasan mengenai pentingnya melindungi pemain dalam situasi semacam ini.
Di laga lain, Paris Saint-Germain (PSG) berhasil meraih kemenangan dramatis atas AS Monaco dengan skor 3-2. Pertandingan ini dibuka dengan gol cepat dari Folarin Balogun untuk AS Monaco yang membawa timnya unggul.
Monaco sempat memimpin 2-0 sebelum PSG membalikkan keadaan setelah Desire Doue membuka konto gol mereka menjelang akhir babak pertama. PSG menunjukkan ketangguhan dengan menyamakan kedudukan melalui gol dari Achraf Hakimi.
Dengan penuh determinasi, PSG mampu menambah keunggulan di menit ke-67 oleh Doue, menutup babak 16 besar Liga Champions dengan catatan positif di pihak mereka.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: