Kategori Berita
Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 19:57 WIB

Menteri Keuangan Rencanakan Kunjungan ke China untuk Negosiasi Utang Kereta Cepat

Menteri Keuangan Rencanakan Kunjungan ke China untuk Negosiasi Utang Kereta CepatMenteri Keuangan Rencanakan Kunjungan ke China untuk Negosiasi Utang Kereta Cepat

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana mengunjungi China untuk membahas pembayaran utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang dikenal dengan nama Whoosh.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Kunjungan ini dapat melibatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) jika skema pembayaran utang memerlukan dana pemerintah.

Rencana Kunjungan ke China

Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan rencananya untuk terbang ke China jika otoritas terkait memutuskan bahwa pelunasan utang proyek KCJB harus menggunakan dana dari APBN.

Dalam pernyataannya, Purbaya menyatakan, "Kalau saya yang bayar, saya akan ke China saya sendiri. Tapi saya belum tahu ya. Saya akan double check lagi." Komitmennya ini menunjukkan keinginan untuk memastikan proses negosiasi berjalan dengan baik.

Walaupun telah merencanakan kunjungan ini, Purbaya mencatat bahwa masih banyak hal yang perlu dikoordinasikan, termasuk pertemuan dengan tim negosiasi yang membahas kewajiban utang untuk proyek KCJB.

Baca juga: Apple Diperkirakan Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Status Pembahasan Utang

Purbaya baru-baru ini menjelaskan bahwa meskipun mereka terlibat dalam proses negosiasi, belum ada keputusan akhir mengenai skema pelunasan utang yang diberlakukan.

Ia menyatakan, "Dilibatkan yang waktu itu ya. Tapi kalau yang tadi kan selalu ada perkembangan-perkembangan, tapi saya enggak tahu final apa belum." Pernyataan ini menunjukkan bahwa pembahasan mengenai skema pelunasan utang proyek KCJB masih ongoing.

Selanjutanya, ia menekankan akan mendapatkan informasi terbaru mengenai negosiasi yang sedang berlangsung, pentingnya pembaruan dalam proses tersebut tidak dapat diabaikan.

Kondisi dan Persyaratan dari Pihak China

Sehubungan dengan pembayaran utang, Purbaya menekankan pentingnya menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak China mengenai syarat dan ketentuan yang diperlukan untuk melunasi utang.

Ia mengungkapkan, "Kita lihat kondisinya dari Cina seperti apa, apa persyaratan dari Cina." Memahami syarat-syarat ini menjadi sangat penting bagi penyelesaian negosiasi utang.

Penting untuk dicatat bahwa total kewajiban utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung diperkirakan mencapai Rp116 triliun, dengan skema pembayaran bertahap yang mengharuskan anggaran mencapai Rp1,2 triliun per tahun.

Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Menteri Keuangan Rencanakan Kunjungan ke China untuk Negosiasi Utang Kereta Cepat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!