Kebenaran di Balik Viralnya 'Pink Salt Trick' untuk Menurunkan Berat Badan
Minuman lemon yang dicampur dengan garam pink kini menjadi tren terbaru dalam metode penurunan berat badan. Namun, pakar gizi menyatakan bahwa klaim mengenai efektivitasnya tidak didukung oleh bukti ilmiah yang memadai.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Demonstrasi dan Tunjangan Anggota
Profesor Natalie Allen dari Asosiasi Klinis Ilmu Gizi dan Dietetika Missouri State University menyatakan bahwa tidak terdapat bukti kredibel yang mendukung klaim bahwa garam pink dapat mempercepat metabolisme atau membantu menurunkan berat badan.
"Tidak ada hal ajaib yang terjadi dari minuman ini," ungkap Allen, yang menambahkan bahwa garam pink merupakan sumber natrium yang dibutuhkan tubuh, namun kebanyakan orang mengonsumsinya secara berlebihan.
Allen juga menjelaskan bahwa konsumsi natrium dalam jumlah yang tepat sangat penting untuk kesehatan, tetapi klaim bahwa garam pink dapat membakar lemak sama sekali tidak berdasar.
Garam pink mengandung natrium klorida yang sama dengan garam meja, sedangkan perbedaan warna merah mudanya berasal dari mineral jejak seperti kalium, magnesium, dan zat besi.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer
Dara Ford, Direktur Program Master of Science in Nutrition Education di American University, menjelaskan bahwa mineral tambahan dalam garam pink sangat sedikit dan tidak membawa manfaat gizi yang signifikan.
Ford menambahkan bahwa jika seseorang mengalami penurunan berat badan setelah mengonsumsi campuran ini, kemungkinan besar disebabkan oleh penggantian minuman manis dengan air atau pengurangan berat air sementara, bukan karena penurunan lemak yang sesungguhnya.
Kekhawatiran serius muncul terkait dengan asupan natrium dari tren ini, di mana orang dewasa disarankan untuk mengonsumsi sekitar 1.500 mg natrium per hari dan tidak melebihi 2.300 mg.
Peningkatan asupan natrium dapat memicu berbagai masalah kesehatan seperti hipertensi, stroke, penyakit jantung, dan gangguan ginjal.
Ford menekankan meskipun air lemon dengan garam pink dapat membantu hidrasi, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa minuman ini berkontribusi pada penurunan berat badan yang berkelanjutan.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: