Program Makan Bergizi Gratis: Komitmen Nol Kesalahan dari Pemerintah
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditargetkan untuk mencapai nol kesalahan dalam pelaksanaannya.
Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz
Hal ini disampaikan dalam pidatonya di acara Indonesia Economic Outlook 2026 yang berlangsung di Wisma Danantara, Jakarta.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan, "Kita ingin zero error, itu harus kita capai," menekankan komitmennya terhadap keberhasilan program tersebut.
Ia menjelaskan bahwa MBG telah menjangkau 60.200.000 penerima manfaat, meskipun mencatat 28.000 penerima mengalami gangguan.
Prabowo mengevaluasi bahwa dengan persentase 0,00006 persen dari total penerima, ini menunjukkan usaha pemerintah yang berhasil.
Ia mengatakan, "Berarti kalau in reality, ini harus dikatakan suatu usaha yang berhasil," merefleksikan optimisme atas pencapaian tersebut.
Presiden Prabowo menilai jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia setara dengan populasi Afrika Selatan, yang ia sebut sebagai prestasi membanggakan.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online
Ia mengingatkan, "Saya kira di dunia ini, ini adalah satu prestasi yang membanggakan dari segi manajemen, dari segi logistik, dari segi pengendalian," menyoroti pentingnya efisiensi dalam pelaksanaan.
Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan program ini harus dicatat sebagai prestasi nasional, sebagai bagian dari upaya pengelolaan program sosial.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan dalam pelaksanaan MBG sangat penting untuk citra pemerintah di mata masyarakat.
Presiden Prabowo berpendapat bahwa program MBG memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga, terutama di desa-desa yang secara ekonomi tertinggal.
Ia menyatakan, "Dari sinilah dari lapisan paling bawah, Indonesia akan bangkit menjadi ekonomi yang dinamis," menandakan keyakinan terhadap dampak jangka panjang dari program ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: