Kategori Berita
Kamis, 12 FEBRUARI 2026 • 15:55 WIB

Kapolri Menekankan Bahaya Judi Online di Kalangan Pelajar dan Mahasiswa

Kapolri Menekankan Bahaya Judi Online di Kalangan Pelajar dan MahasiswaKapolri Menekankan Bahaya Judi Online di Kalangan Pelajar dan Mahasiswa

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa judi online menjadi masalah serius, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara pembukaan retret Kokam di Satlat Brimob, Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Dia menegaskan bahwa perkembangan teknologi memberikan dampak negatif berupa peningkatan kejahatan, termasuk judi online yang semakin marak di berbagai daerah di Indonesia.

Tantangan Kejahatan dalam Era Digital

Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan bahwa judi online merupakan tantangan masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. "Kita masih diganggu dengan berbagai macam tantangan. Perkembangan teknologi di satu sisi ini juga berdampak kepada kejahatan, dan yang paling marak salah satunya adalah judi online," ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa pelaku judi online berasal dari berbagai kalangan, dengan pelajar dan mahasiswa menjadi yang paling banyak. "Saya kira ini menjadi tantangan kita bersama. Pemainnya juga kebanyakan adalah pelajar ataupun mahasiswa, nomor dua karyawan, nomor tiga wiraswasta, dan seterusnya," tambahnya.

Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Dampak Negatif Judi Online terhadap Anak Muda

Kapolri mengungkapkan keprihatinan terhadap banyaknya anak di bawah umur 18 tahun yang terlibat dalam judi online. Hal ini menjadi perhatian serius bagi jajaran kepolisian dan masyarakat. "Beberapa waktu yang lalu juga pernah saya sampaikan bahwa banyak anak-anak di bawah umur 18 tahun yang ikut menjadi pemain judi online. Ini tentunya keprihatinan kita bersama untuk bisa memerangi hal tersebut," tuturnya.

Keterlibatan anak-anak di bawah umur dalam perjudian online berdampak negatif bagi kesehatan mental dan sosial mereka. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama dari semua elemen masyarakat untuk menanggulangi masalah ini.

Strategi Memerangi Judi Online

Sebagai langkah untuk menanggulangi judi online, Jenderal Sigit menegaskan pentingnya kolaborasi dengan berbagai lembaga. "Kami tentunya memerintahkan seluruh jajaran untuk terus bekerja sama dengan kementerian lembaga, dengan Kominfo, dengan seluruh elemen masyarakat untuk bisa mengedukasi agar kita bisa menekan angka judi online," jelasnya.

Melalui pendidikan dan sosialisasi yang tepat, diharapkan kesadaran masyarakat mengenai dampak negatif judi online terhadap anak-anak dan remaja dapat meningkat. Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menanggulangi fenomena ini.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran BEM SI: ‘Indonesia (C)emas’ Digelar pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kapolri Menekankan Bahaya Judi Online di Kalangan Pelajar dan Mahasiswa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!