Kategori Berita
Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 14:40 WIB

Keamanan Penggunaan Parasetamol Selama Kehamilan Ditegaskan oleh WHO

Keamanan Penggunaan Parasetamol Selama Kehamilan Ditegaskan oleh WHOKeamanan Penggunaan Parasetamol Selama Kehamilan Ditegaskan oleh WHO

Penggunaan parasetamol selama kehamilan dinyatakan aman oleh badan kesehatan Uni Eropa dan Inggris, menanggapi klaim yang tidak berdasar dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menekankan bahwa klaim Trump yang menghubungkan parasetamol dengan autisme tidak didukung oleh bukti ilmiah yang kuat.

Penegasan Keamanan Penggunaan Parasetamol

Badan Obat Eropa (EMA) dan regulator kesehatan Inggris menyatakan tidak ada bukti baru mengenai penggunaan parasetamol yang mengharuskan perubahan rekomendasi. EMA dengan tegas menyatakan, 'Bukti yang ada tidak menemukan hubungan antara penggunaan parasetamol selama kehamilan dengan autisme.'

Penggunaan parasetamol diperbolehkan dengan catatan harus dilakukan dalam dosis dan frekuensi yang minimal. Keamanan obat ini tetap menjadi fokus utama dalam panduan penggunaan bagi ibu hamil.

Adanya klaim yang diutarakan oleh Trump mengenai hubungan antara parasetamol dan autisme dikatakan tidak memiliki dasar bukti ilmiah yang cukup. Pernyataan ini semakin memperkuat posisi EMA dan regulator kesehatan Inggris dalam hal penggunaan obat tersebut.

Baca juga: Apple Diperkirakan Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Respon WHO dan Data Penelitian

Pada konferensi pers yang diadakan di Jenewa, juru bicara WHO, Tarik Jašarević, mengungkapkan bahwa bukti mengenai hubungan antara parasetamol dan autisme masih belum konsisten. 'Kurangnya replikasi ini membuat kita harus berhati-hati dalam menarik kesimpulan kausal,' ujar Jašarević.

WHO juga menyatakan bahwa meskipun beberapa penelitian menunjukkan kemungkinan adanya hubungan, temuan tersebut belum dapat dikonfirmasi secara jelas. Hal ini menunjukkan pentingnya penelitian lebih lanjut untuk memahami dampak penggunaan parasetamol pada ibu hamil.

Di sisi lain, WHO menegaskan bahwa vaksin tidak menyebabkan autisme dan berkontribusi besar dalam menyelamatkan jutaan jiwa di seluruh dunia.

Dampak Klaim Trump dan Pentingnya Informasi Medis yang Akurat

Pernyataan Donald Trump mengenai vaksin dan parasetamol untuk anak dan ibu hamil dianggap sebagai 'nasihat medis' yang keliru. Hal ini menunjukkan pentingnya pendidikan dan pengetahuan kesehatan yang lebih baik di masyarakat.

Panduan medis resmi menekankan bahwa acetaminophen, zat aktif dalam Tylenol, aman digunakan selama kehamilan dan penting bagi kesehatan ibu. Oleh karena itu, memperoleh informasi yang tepat dan berbasis fakta dari sumber terpercaya adalah hal yang krusial.

Klaim tidak berdasar seperti yang disampaikan oleh Trump dapat menimbulkan kebingungan dan ketidakpastian di kalangan ibu hamil. Mendapatkan informasi yang akurat sangat penting untuk kesehatan dan keselamatan pasien.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Terluka dalam Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Keamanan Penggunaan Parasetamol Selama Kehamilan Ditegaskan oleh WHO

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!