Dampak Kebakaran Kimia di Taman Tekno Terhadap Pasokan Air Bersih di Tangerang
Kebakaran yang melanda gudang bahan kimia di Taman Tekno, Tangerang Selatan, pada Senin malam lalu berakibat serius pada pencemaran Sungai Cisadane. Insiden tersebut memaksa PDAM menghentikan penyaluran air bersih kepada pelanggan di area yang terdampak.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Sebagai respons darurat, PDAM meluncurkan truk tangki untuk mendistribusikan air bersih ke pemukiman di sekitar sungai yang terkena dampak. Langkah ini diambil untuk memastikan warga tetap memiliki akses air bersih amid kelangkaan pasokan.
Kebakaran yang terjadi di kawasan Taman Tekno pada Senin malam berhubungan dengan zat kimia insektisida, yang secara langsung mencemari Sungai Cisadane. Sungai ini memiliki peran penting sebagai sumber air baku bagi PDAM di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.
Dody Effendi, Direktur Umum Perumda Tirta Benteng, menyatakan bahwa pencemaran ini mengakibatkan penghentian sementara operasional penyaluran air bersih. Penghentian ini diumumkan sekitar pukul 22.30 WIB dan berlangsung hingga pagi hari berikutnya.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik
Kondisi ini menyebabkan kesulitan bagi warga, terutama di daerah seperti Kampung Berkelir, yang mengalami penutupan pasokan air bersih. Salah satu warga, Sri Hastuti, mengungkapkan, "Iya dari semalam gak keluar air, jadi susah buat beraktivitas."
Sebagai respons, PDAM mengerahkan truk tangki untuk menyalurkan air bersih ke wilayah-wilayah yang terdampak. Tindakan ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih selama masa krisis ini.
Dody Effendi menjelaskan bahwa kejadian pencemaran diduga disebabkan oleh bau tidak sedap dan kematian mendadak ikan-ikan di sungai tersebut. Namun, hasil pemantauan pada pukul 00.00 WIB menunjukkan bahwa air tidak lagi terindikasi sebagai bahan pencemar.
Joko Surana, Direktur Teknik Perumda Tirta Benteng, menambahkan bahwa semua air yang tercemar telah dibuang ke laut. Selanjutnya, PDAM melakukan pengisian ulang dengan air baku yang memenuhi standar kualitas, dan distribusi air bersih kepada pelanggan dimulai kembali secara bertahap.
Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: