Kapolri Luncurkan Rapat Pimpinan Polri 2026 untuk Dukung Target Pemerintah
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polri untuk tahun 2026, menegaskan komitmennya dalam mendukung Rencana Kerja Pemerintah yang telah ditetapkan.
Baca juga: Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Ditangkap: Tuduhan Provokasi dan Tindakan Anarkis
Acara yang diselenggarakan di The Krakatau Grand Ballroom, TMII, Jakarta Timur, dihadiri oleh 272 personel Polri, termasuk Kapolda dari seluruh Indonesia.
Rapim Polri tahun ini mengangkat tema 'Polri Presisi Siap Mengamankan, Mendukung dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah 2026'. Dalam pembukaannya, Jenderal Sigit menekankan fokus yang harus dicapai oleh Polri sejalan dengan agenda pemerintah.
Ia menjelaskan bahwa terdapat 18 arahan dalam Rapim TNI-Polri, di mana beberapa tugas pokok Polri menjadi bagian dari pelaksanaan rencana tersebut. Penekanan pada pengawasan anggaran negara dan stabilitas harga barang menjadi salah satu poin penting yang disampaikan.
Rapat ini merupakan langkah strategis untuk memastikan program-program pemerintah dapat berjalan efektif. Kesiapan Polri untuk mendukung rencana pemerintah menjadi fokus utama dan tanggung jawab masing-masing jajaran.
Baca juga: Polisi Lakukan Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Agenda Rapim Polri 2026 mencakup pemaparan dari menteri-menteri dalam Kabinet Merah Putih. Sesi pertama membahas penguatan ekosistem pangan dengan menghadirkan Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai narasumber utama.
Dalam sesi tersebut, mereka menguraikan pentingnya transformasi pangan untuk mencapai swasembada nasional. Menko Pangan Zulkifli mengungkapkan, "Strategi ini sangat penting agar Indonesia dapat mandiri dalam hal kebutuhan pangan. Kami akan memfokuskan semua sumber daya untuk mencapainya."
Sesi berikutnya berfokus pada kedaulatan energi, dihadiri oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Mereka menjelaskan strategi akselerasi hilirisasi industri sebagai solusi jangka panjang.
Dalam upaya mendukung RKP 2026, Kapolri dan Wakapolri berencana memberikan paparan kepada seluruh jajaran Polri untuk memastikan pemahaman yang mendalam mengenai arahan strategis yang telah ditetapkan.
Beberapa pejabat tinggi Polri, seperti Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, juga dijadwalkan memberikan materi dalam rapim ini. Ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi di antara semua elemen Polri.
Kapolri menegaskan, "Kami terus berupaya agar semua elemen Polri dapat berkolaborasi demi mencapai tujuan negara." Rangkaian acara Rapim Polri 2026 meliputi diskusi panel dan akan ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada para panelis.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: