Kebakaran Pabrik Kimia di Serpong Penyebabkan Pencemaran Sungai Cisadane dan Penghentian Suplai Air
Kebakaran yang melanda pabrik pestisida di Serpong, Tangerang Selatan, menimbulkan pencemaran serius di Sungai Cisadane, sehingga Perumda Tirta Benteng terpaksa menghentikan sementara suplai air bersih ke masyarakat.
Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia
Insiden yang terjadi pada Senin malam, 9 Februari 2026, mengundang respon cepat dari otoritas terkait untuk mengatasi dampak pencemaran yang diakibatkan.
Pabrik yang terbakar terletak di kawasan industri Serpong dan berfokus pada produksi bahan kimia dan pestisida. Kebakaran terjadi pada pukul 22.00 WIB, mengakibatkan limbah kimia berbahaya mencemari sungai, yang segera mengeluarkan bau menyengat dan menewaskan banyak ikan.
Direktur Teknik Perumda Tirta Benteng, Joko Surana, menjelaskan, "Pencemaran ini menyebabkan proses distribusi air bersih harus dihentikan untuk memastikan keselamatan warga." Ia menekankan bahwa air sungai tampak berminyak dan tidak layak untuk dikonsumsi.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia untuk Memperkuat Timnas
Pihak Perumda Tirta Benteng segera mengambil tindakan darurat dengan menghentikan semua operasi Instalasi Pengolahan Air (IPA). Selain itu, koordinasi dilakukan dengan pihak pengelola Bendung 10 untuk mengalirkan limbah ke laut.
Pengawasan dilakukan secara intensif, dengan pemantauan kondisi air setiap 30 menit. Joko Surana menyatakan bahwa pada pukul 00.00 WIB, hasil pemantauan menunjukkan bahwa air tidak lagi terindikasi pencemaran bahan kimia.
Setelah proses pemantauan dan penanganan yang cermat, pada pukul 05.00 WIB kondisi air baku dinyatakan membaik. Pengolahan air mulai dilakukan secara bertahap untuk menghidupkan kembali suplai air kepada warga Kota Tangerang.
Perumda Tirta Benteng memastikan bahwa air yang disuplai telah melalui pengawasan ketat dan dinyatakan aman serta bebas dari pencemaran. Joko Surana menegaskan, "Kami memastikan air yang saat ini diterima pelanggan dalam kondisi aman dan layak digunakan."
Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Membangun Hubungan yang Sehat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: