Pergerakan Tanah di Tegal Masih Berlanjut, Ribuan Warga Terpaksa Mengungsi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa pergerakan tanah di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, masih terjadi hingga saat ini.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer
Akibat fenomena ini, jumlah warga yang mengungsi terus meningkat, mencapai total 2.453 jiwa.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa dari total pengungsi, terdapat 945 laki-laki dan 982 perempuan yang terdaftar.
Jumlah ini juga mencakup kelompok rentan, seperti 220 lansia, tiga ibu hamil, dan 179 anak-anak.
Para pengungsi saat ini berada di delapan titik pengungsian yang berbeda, termasuk di fasilitas umum seperti Majelis Az Zikir wa Rotibain dan SD Negeri 2 Padasari.
Langkah ini diambil untuk memberikan perlindungan serta memenuhi kebutuhan dasar bagi mereka yang terkena dampak.
Abdul Muhari menambahkan bahwa BNPB tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar tetapi juga melakukan pendataan warga yang terdampak.
Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan
Pendataan ini bertujuan untuk menentukan lokasi yang tepat bagi pembangunan hunian sementara bagi para pengungsi.
Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Tegal berperan dalam verifikasi dan pemutakhiran data yang diperlukan.
Koordinasi antara lembaga terus diperkuat untuk memastikan penanganan situasi darurat yang efektif.
BNPB juga mendampingi tim Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan asesmen kelayakan lahan bagi hunian sementara.
Proses asesmen ini diperlukan untuk menjamin lokasi relokasi yang aman dan layak bagi warga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: