Kategori Berita
Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 20:59 WIB

Pionir Fisika Klasik: Peran dan Kontribusi Isaac Newton

Pionir Fisika Klasik: Peran dan Kontribusi Isaac NewtonPionir Fisika Klasik: Peran dan Kontribusi Isaac Newton

Isaac Newton adalah salah satu tokoh terpenting dalam dunia sains yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan ilmu fisika. Melalui karyanya, ia membangun fondasi kokoh yang menjadi rujukan utama dalam fisika klasik modern.

Baca juga: Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Ditangkap: Tuduhan Provokasi dan Tindakan Anarkis

Kehidupan dan Konteks Sejarah Newton

Isaac Newton lahir pada 25 Desember 1642 di Woolsthorpe, Inggris. Kehidupannya berlangsung di tengah perubahan sosial dan ilmiah yang signifikan, di mana sains mulai mengambil alih tradisi mistik dan filosofis.

Sebagai seorang pelajar di Universitas Cambridge, Newton mendapatkan pendidikan yang ketat dan disiplin. Pada masa penutupan universitas karena wabah pes, ia menghabiskan dua tahun di rumah, selama mana ia mengembangkan banyak ide.

Setelah kembali ke Cambridge, Newton mempresentasikan pemikirannya dan mulai menjadi dikenal di kalangan ilmuwan, membangun reputasi sebagai matematikawan dan fisikawan brilian.

Hukum Gerak Newton

Dalam usahanya menemukan hukum-hukum dasar fisika, Newton merumuskan tiga hukum gerak yang kini menjadi fondasi ilmu fisika. Hukum pertama menyatakan bahwa benda tanpa gaya luar akan tetap dalam keadaan diam atau bergerak lurus.

Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Hukum kedua menunjukkan bahwa percepatan pada suatu benda berbanding lurus dengan gaya yang diberikan dan berbanding terbalik dengan massanya, yang dikenal dengan rumus F=ma.

Hukum ketiga menjelaskan bahwa untuk setiap aksi terdapat reaksi yang sama dan berlawanan, menyoroti pentingnya interaksi antar benda di alam. Kombinasi ketiga hukum ini menciptakan kerangka untuk menjelaskan dan memprediksi gerakan benda.

Konsep Gravitasi dan Dampaknya

Kontribusi monumental Newton di bidang gravitasi adalah penjelasan bahwa setiap partikel di alam semesta saling menarik dengan gaya yang berbanding lurus dengan massa dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak di antara mereka.

Usulan ini mengarah pada revolusi dalam pemahaman gerakan planet, di mana ia berhasil menjelaskan orbit planet menggunakan hukum gravitasi universal.

Karya terkenalnya 'Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica', yang diterbitkan pada tahun 1687, tidak hanya menunjukkan kekuatan teorinya namun juga menyelaraskan fisika dengan matematika, membuka banyak penemuan baru di bidang fisika, astronomi, dan teknik.

Baca juga: Lima Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pionir Fisika Klasik: Peran dan Kontribusi Isaac Newton

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!