Penerimaan Gelar Doktor Honoris Causa oleh Megawati Soekarnoputri di Riyadh
Megawati Soekarnoputri, mantan Presiden Republik Indonesia, baru-baru ini mendapatkan gelar doktor kehormatan dari Princess Naurah University (PNU) di Riyadh, Arab Saudi, pada 9 Februari 2026.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang
Penghargaan ini merupakan yang ke-11 bagi Megawati dan menegaskan kontribusi perempuan dalam pemerintahan serta pentingnya peran perempuan dalam pengambilan keputusan.
Pemberian gelar doktor kehormatan kepada Megawati dilaksanakan di kampus PNU, yang dikenal sebagai universitas perempuan terbesar di dunia. Dalam kesempatan tersebut, Megawati mengungkapkan bahwa 'Anugerah doktor kehormatan kali ini adalah gelar doktor honoris causa yang kesebelas dan tiga gelar profesor kehormatan dari berbagai universitas dalam dan luar negeri yang telah saya terima.'
Penghargaan ini tidak hanya dianggap sebagai pencapaian pribadi, namun juga sebagai simbol pengakuan terhadap posisi perempuan dalam pembangunan bangsa. Megawati menyatakan, 'Penghargaan ini adalah pengakuan bahwa perempuan memiliki tempat yang terhormat dalam membangun negara dan peradaban.'
Baca juga: Pihak Unisba dan Unpas Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kampus Saat Kericuhan
Dalam pidato pengukuhannya, Megawati menekankan pentingnya tema pemberdayaan perempuan. Ia menjelaskan bahwa 'Negara tidak boleh dipahami semata sebagai struktur administratif. Negara adalah peradaban yang hidup, yang bertumpu pada nilai, sejarah, dan tanggung jawab moral.'
Hal ini menggarisbawahi betapa krusialnya peran perempuan dalam memastikan keadilan dan keberlanjutan peradaban. Megawati juga mengingatkan bahwa sejarah menunjukkan, 'Negara yang kuat adalah negara yang tidak membiarkan separuh dari kekuatan sosialnya berada di pinggir sejarah.'
Megawati Soekarnoputri memiliki catatan prestasi yang signifikan, dengan 10 gelar doktor kehormatan dan 3 profesor kehormatan dari berbagai universitas, baik dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini membuktikan pengakuan global terhadap kontribusinya dalam bidang pemerintahan dan upaya dalam memperjuangkan gender.
Penghargaan yang diberikan oleh PNU menambah daftar pencapaian Megawati sebagai pemimpin dan advokat untuk perempuan, mencerminkan pentingnya keterlibatan perempuan dalam menciptakan keseimbangan dalam sistem politik.
Baca juga: Lima Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: