Kategori Berita
Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 10:50 WIB

Iran Tegaskan Keberlanjutan Pengayaan Uranium dalam Negosiasi dengan AS

Iran Tegaskan Keberlanjutan Pengayaan Uranium dalam Negosiasi dengan ASIran Tegaskan Keberlanjutan Pengayaan Uranium dalam Negosiasi dengan AS

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan komitmen Teheran untuk tidak menyerahkan pengayaan uranium dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat. Ia menyatakan bahwa Iran tidak akan terintimidasi oleh ancaman militer yang dilontarkan oleh AS.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Abbas juga menyoroti ketidakpercayaannya terhadap keseriusan AS dalam perundingan yang sedang berlangsung dan menganggap pengayaan uranium sebagai aspek penting kedaulatan negara.

Ketidakintimidasi oleh Ancaman Militer AS

Dalam sebuah konferensi pers, Abbas Araghchi menyatakan, 'Mengapa kami begitu bersikeras pada pengayaan dan menolak untuk menyerahkannya, bahkan jika perang dipaksakan kepada kami? Karena tidak ada yang berhak mendikte perilaku kami.'

Pernyataan ini menggambarkan keteguhan Iran dalam menghadapi tekanan dari pihak luar. Abbas juga menyoroti pengerahan militer AS di kawasan, termasuk kedatangan kapal induk USS Abraham Lincoln, sebagai argumen bahwa ancaman tersebut tidak akan mengubah keputusan Iran.

Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Membangun Hubungan yang Sehat

'Pengerahan militer mereka di kawasan ini tidak menakut-nakuti kami,' tambahnya, menegaskan posisi Teheran yang jelas atas isu ini.

Negosiasi yang Menghadapi Tantangan

Baru-baru ini, terdapat pembukaan kembali jalur negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun terhenti. Pertemuan tersebut berlangsung di Oman dan memberikan harapan akan adanya kemajuan dalam hubungan kedua negara.

Dalam konteks ini, Abbas menekankan bahwa pencabutan sanksi ekonomi AS terhadap Iran merupakan syarat penting bagi negara tersebut untuk melanjutkan pembicaraan. Ia menegaskan bahwa pencabutan sanksi menjadi bagian dari 'serangkaian langkah membangun kepercayaan terkait program nuklir.'

Tuduhan dan Realitas Program Nuklir Iran

Kaum Barat dan Israel terus menuduh Iran berupaya untuk memproduksi senjata nuklir, tetapi pemerintah Iran membantah klaim tersebut. Abbas menegaskan, 'Mereka takut akan bom atom kami, padahal kami tidak sedang mencarinya.'

Abbas menambahkan bahwa kekuatan nuklir bagi Iran berfungsi sebagai simbol perlawanan terhadap tekanan dari kekuatan besar lainnya. Ia menyebutkan, 'Bom atom kami adalah kekuatan untuk mengatakan 'tidak' kepada kekuatan-kekuatan besar.'

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Iran Tegaskan Keberlanjutan Pengayaan Uranium dalam Negosiasi dengan AS

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!