Kategori Berita
Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 02:53 WIB

Meningkatnya Ancaman Phishing di Media Sosial: Tindakan yang Perlu Diambil Pengguna

Meningkatnya Ancaman Phishing di Media Sosial: Tindakan yang Perlu Diambil PenggunaMeningkatnya Ancaman Phishing di Media Sosial: Tindakan yang Perlu Diambil Pengguna

Ancaman phishing di media sosial terus berkembang dengan banyaknya pengguna yang menjadi korban setiap hari. Modus ini semakin canggih seiring dengan meningkatnya penggunaan platform-platform sosial oleh masyarakat.

Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Hujatan Netizen Terkait Pilihan Politik

Pentingnya menjaga informasi pribadi di dunia maya semakin disoroti, mengingat kreatifitas pelaku phishing dalam menjerat korban semakin meningkat. Pengguna diimbau untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap tanda-tanda yang mengindikasikan adanya upaya penipuan ini.

Apa Itu Phishing?

Phishing merupakan metode penipuan online yang bertujuan untuk mencuri informasi sensitif seperti username, password, atau data kartu kredit. Pelaku umumnya menggunakan email atau media sosial untuk menyamar sebagai entitas yang tepercaya.

Tujuan utama dari tindakan phishing adalah mendapatkan akses ke akun pribadi korban dengan harapan bisa melakukan pencurian identitas. Dalam beberapa kasus, pelaku dapat melakukan penipuan lebih lanjut seperti menguras tabungan korban.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Tanda-tanda Phishing di Media Sosial

Salah satu tanda umum dari serangan phishing adalah pesan yang meminta informasi pribadi dengan alasan mendesak. Contohnya adalah pesan yang mengklaim bahwa akun pengguna akan ditutup jika tidak segera melakukan verifikasi.

Pelaku sering kali berpura-pura sebagai teman atau kontak tepercaya, sehingga korban mudah terpengaruh. Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa ulang alamat pengirim serta memperhatikan hal-hal mencurigakan dalam pesan yang diterima.

Cara Melindungi Diri dari Phishing

Ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk melindungi diri dari serangan phishing. Pertama, pengguna disarankan untuk menghindari mengklik tautan yang mencurigakan atau tidak dikenali dalam pesan.

Selain itu, mengaktifkan otentikasi dua faktor (2FA) pada akun media sosial juga sangat disarankan untuk menambah lapisan keamanan. Langkah ini akan membuatnya lebih sulit bagi pelaku untuk mendapatkan akses ke akun meskipun mereka memiliki password.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran BEM SI: ‘Indonesia (C)emas’ Digelar pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Meningkatnya Ancaman Phishing di Media Sosial: Tindakan yang Perlu Diambil Pengguna

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!