Skandal Jeffrey Epstein Seret Nama Besar di Dunia Teknologi
Sejumlah nama terkemuka dalam industri teknologi terjerat dalam skandal yang melibatkan terpidana kejahatan seksual, Jeffrey Epstein. Hal ini terungkap setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis jutaan email terkait kasus tersebut pekan lalu.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Elon Musk menjadi sorotan utama setelah terungkapnya rangkaian email yang melibatkan dirinya dan Jeffrey Epstein. Dalam periode 2012 hingga 2013, email-email tersebut menunjukkan adanya komunikasi antara keduanya, termasuk undangan untuk menghadiri acara di pulau Epstein.
Musk melalui akun X menyatakan bahwa ia merupakan pihak yang paling berkomitmen untuk mengungkap kejahatan Epstein, mengatakan, "Tidak ada seorangpun yang berjuang lebih keras untuk mengungkapkan penuh berkas Epstein dan menuntut mereka melakukan pelecehan pada anak-anak selain saya."
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran BEM SI: ‘Indonesia (C)emas’ Digelar pada 2 September 2025
Reid Hoffman, CEO LinkedIn, juga disebut dalam dokumen tersebut, di mana Musk mengklaim bahwa Epstein menggunakan namanya untuk menarik perhatian Musk agar hadir di pulau tersebut. Hoffman cepat memberikan tanggapan, menolak tuduhan itu dan menuduh Musk berusaha mengalihkan perhatian dari masalah keadilan bagi korban Epstein.
Hal ini menggambarkan adanya ketegangan antara kedua eksekutif, yang sebelumnya tidak dikenal memiliki hubungan dekat. Penyangkalan Hoffman ini semakin memperjelas dinamika yang sedang berlangsung di antara para pemimpin industri teknologi.
Bill Gates, pendiri Microsoft, juga mendapat sorotan dalam kasus ini. Email yang dipublikasikan menyebutkan bahwa Gates terlibat dalam skandal yang mengaitkannya dengan beberapa tuduhan, termasuk masalah kesehatan yang berkaitan dengan interaksi dengan gadis-gadis muda.
Selain Gates, sejumlah nama penting juga disebutkan, termasuk Sergey Brin dan Larry Page dari Google, serta Richard Branson dari Virgin Group. Mereka semuanya diduga memiliki hubungan dengan jaringan keuangan Epstein, sementara Jeff Bezos juga disebut di dalam konteks ini.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: