Kategori Berita
Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 11:55 WIB

Lonjakan Harga Emas: Peluang atau Ancaman bagi Investor?

Lonjakan Harga Emas: Peluang atau Ancaman bagi Investor?Lonjakan Harga Emas: Peluang atau Ancaman bagi Investor?

Harga emas dunia mencatatkan lonjakan signifikan pada Selasa, 3 Februari 2026, dengan peningkatan mencapai 6,17% dan ditutup pada harga US$ 4.947,3 per troy ons.

Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz

Kenaikan ini terjadi setelah penurunan selama tiga hari berturut-turut, di mana harga emas mengalami penurunan sebesar 14,02%.

Dinamika Pasar Emas

Fluktuasi harga emas telah menjadi perhatian utama, dengan penurunan beruntun yang berlangsung selama tiga hari sebelum lonjakan terbaru. Kini, dengan harga yang dianggap murah, investor berusaha melihat momen untuk melakukan pembelian.

Joni Teves, Strategist UBS Group AS, menjelaskan, 'Kami rasa koreksi yang terjadi akan sehat bagi pasar dalam jangka panjang. Periode ini akan menciptakan kesempatan bagi investor untuk merancang posisi strategis dengan posisi masuk yang lebih menarik.'

Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Membangun Hubungan yang Sehat

Potensi Kenaikan Harga Selanjutnya

Berdasarkan proyeksi yang ada, para analis percaya bahwa masih ada ruang untuk kenaikan harga emas pada masa mendatang. Deutsche Bank AS memperkirakan harga emas dapat mencapai US$ 6.000 per troy ons karena faktor dasar yang mendukung harga emas tersebut.

Garfield Reynolds, MLIV Asia Team Leader dari Bloomberg, menambahkan, 'Koreksi harga emas selama tiga hari berturut-turut memang sulit terhindarkan. Namun secara fundamental, faktor yang bisa mengerek harga emas masih ada.'

Analisis dan Prediksi Harga Emas

Analisis teknikal menunjukkan bahwa posisi harga emas saat ini cenderung bullish. Relative Strength Index (RSI) selama 14 hari tercatat pada angka 56, yang mengindikasikan bahwa aset ini sedang dalam fase pertumbuhan.

Meskipun ada peluang untuk mengalami kenaikan harga, trader diingatkan untuk tetap waspada terhadap kemungkinan penurunan. Target pivot point di angka US$ 4.652 per troy ons menjadi perhatian utama untuk mencegah risiko lebih lanjut ke level support yang lebih rendah.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Lonjakan Harga Emas: Peluang atau Ancaman bagi Investor?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!