Kategori Berita
Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 11:35 WIB

China Eksekusi 11 Terduga Penipu Online Keluarga Ming di Myanmar

China Eksekusi 11 Terduga Penipu Online Keluarga Ming di MyanmarChina Eksekusi 11 Terduga Penipu Online Keluarga Ming di Myanmar

Pemerintah China melaksanakan eksekusi mati terhadap 11 anggota keluarga Ming, yang terlibat dalam sindikat penipuan online di Myanmar. Langkah ini merupakan tindakan tegas untuk memberantas jaringan kriminal yang beroperasi antara China dan Asia Tenggara.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

Eksekusi terjadi pada bulan September 2025 setelah pengadilan di provinsi Zhejiang menjatuhkan hukuman. Tindakan ini tidak hanya sebagai sanksi hukum, tetapi juga sebagai peringatan serius bagi pelaku penipuan yang masih aktif.

Profil Keluarga Ming dan Aktivitas Ilegal

Keluarga Ming dikenal sebagai sindikat kriminal yang beroperasi di Laukkaing, Myanmar, terlibat dalam beragam aktivitas ilegal, seperti perjudian dan penipuan online. Mereka berhasil mengubah Laukkaing menjadi pusat perjudian dan prostitusi, di mana penipuan online menjadi lebih menguntungkan daripada bisnis legal lainnya.

Ming Xuechang, salah satu anggota keluarga, dikenal mengelola pusat penipuan yang dikenal dengan nama 'Crouching Tiger Villa'. Pusat ini terlibat dalam penculikan dan eksploitasi manusia untuk mendukung aktivitas penipuan yang luas.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik

Proses Eksekusi dan Pernyataan Resmi

Eksekusi mati yang dijatuhkan terhadap anggota keluarga Ming merupakan hasil keputusan pengadilan di provinsi Zhejiang. Tindakan ini bukan hanya sekedar sanksi, tetapi juga menggambarkan ketegasan pemerintah China dalam menanggapi masalah penipuan yang semakin meluas di kawasan Asia Tenggara.

Keluarga Ming diperkirakan bertanggung jawab atas kematian 14 warga negara China serta banyak korban lainnya, yang mengalami kerugian akibat penipuan yang dilakukan oleh sindikat ini.

Perkembangan Terkini dan Dampak Kegiatan Kriminal

Meskipun sejumlah anggota keluarga Bai juga telah dihukum mati pada bulan November lalu, praksis penipuan online di kawasan ini tetap berlanjut. Kegiatan tersebut telah berevolusi dan menyebar ke area lain seperti perbatasan Myanmar-Thailand, Kamboja, dan Laos.

Data dari pengadilan tinggi menunjukkan bahwa kegiatan kriminal keluarga Ming telah menghasilkan lebih dari 10 miliar yuan, setara sekitar Rp 22 triliun, selama periode delapan tahun. Selain itu, lebih dari 20 anggota lainnya telah dijatuhi hukuman penjara dengan masa hukuman variatif, mulai dari lima tahun hingga seumur hidup.

Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

China Eksekusi 11 Terduga Penipu Online Keluarga Ming di Myanmar

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!