Harga Emas Antam Turun Drastis Menjadi Rp 2.844.000 per Gram
Harga emas yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengalami penurunan yang signifikan pada perdagangan hari Selasa, 3 Februari 2026.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Hujatan Netizen Terkait Pilihan Politik
Dalam pembaruan yang tercantum di situs Logam Mulia, harga emas saat ini terpantau menurun menjadi Rp 2.844.000 per gram, mengalami penurunan sebesar Rp 183.000 dari harga sebelumnya.
Pada tanggal 3 Februari 2026, harga emas batangan di Indonesia mengalami pengurangan yang cukup tajam. Penurunan harga menjadi Rp 2.844.000 per gram mencerminkan respon pasar terhadap berbagai faktor baik global maupun domestic.
Konsumen emas kini dapat memperoleh emas batangan dengan harga yang telah diperbarui tersebut di Butik Emas Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta, meskipun dimungkinkan adanya variasi harga di gerai penjualan lainnya.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis Kecerdasan Buatan
Dalam regulasi terbaru, yaitu PMK Nomor 48 Tahun 2023, tidak ada Pajak Penghasilan (PPh) yang dikenakan kepada konsumen akhir saat melakukan pembelian emas batangan. Sebaliknya, pengusaha diharuskan untuk memungut PPh 22 dengan ketentuan baru sebesar 0,25 persen dari harga jual produk.
Kebijakan ini menggantikan aturan sebelumnya yang menetapkan PPh 22 sebesar 0,45 persen, diharapkan dapat meningkatkan minat investasi pada sektor emas.
Di waktu yang bersamaan, harga emas di Galeri24 pada hari yang sama juga mengalami penurunan, tercatat menjadi Rp 2.948.000 per gram. Untuk harga jual kembali, emas di lokasi ini dilaporkan berada di angka Rp 2.745.000 per gram.
Rincian harga emas di Galeri24 untuk hari ini menunjukkan variasi harga berdasarkan berat, dengan harga untuk 1 gram mencapai Rp 2.948.000 dan untuk 1.000 gram mencapai Rp 2.857.779.000.
Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: