Presiden Prabowo Gerakan Gentengisasi untuk Memperindah Atap Rumah
Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan rencana Presiden Prabowo Subianto mengenai penggantian atap rumah berbahan seng menjadi genteng berbasis fly ash. Rencana ini menjadi bagian dari inisiatif Gerakan Indonesia ASRI yang dirumuskan oleh pemerintah.
Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz
Program yang dinamakan 'Gentengisasi' diumumkan pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah yang diadakan di Bogor, Jawa Barat, pada 2 Februari 2026. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan estetika dan kenyamanan rumah di seluruh Indonesia.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah telah melakukan studi mengenai biaya dan metodologi untuk mengganti atap seng dengan genteng. Ia juga menunjukkan kemungkinan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai sumber pendanaan untuk proyek ini.
"Biayanya tadi sudah kita hitung juga," ungkap Airlangga, menegaskan keterlibatan pemerintah dalam pendanaan demi keberhasilan program ini. Hal ini menunjukkan pentingnya integrasi antara penganggaran pemerintah dan pelaksanaan program Gentengisasi.
Dalam proses penganggaran, metodologi yang tepat akan menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan program ini secara efektif di seluruh Indonesia.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Dalam peluncuran program, Prabowo Subianto menyatakan pentingnya mengganti atap seng yang cenderung panas dan berkarat. "Seng ini panas untuk penghuni. Seng ini juga berkarat. Jadi tidak mungkin Indonesia indah kalau semua genteng dari seng," jelasnya.
Prabowo berpendapat bahwa dengan mengganti genteng seng ke genteng berbasis fly ash yang lebih ramah lingkungan dapat mewujudkan keindahan serta kenyamanan di setiap hunian. Ia berkomitmen agar seluruh atap di Indonesia menggunakan genteng.
Upaya ini juga diharapkan dapat menjadi dorongan bagi Koperasi Merah Putih untuk membangun pabrik genteng guna mendukung program tersebut.
Prabowo mengidentifikasi bahwa pabrik genteng yang akan dibangun akan memanfaatkan sumber daya lokal seperti tanah dan limbah lainnya. "Genteng itu bahan bakunya dari tanah dan dengan dicampur dengan beberapa zat limbah lainnya bisa ringan dan kuat," terangnya.
Melalui pembangunan pabrik genteng, Prabowo berharap dapat menciptakan lapangan kerja baru dan merangsang perekonomian lokal. Inisiatif ini diharapkan bukan hanya memperbaiki estetika rumah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam aspek kesejahteraan.
Dengan adanya program Gentengisasi, diharapkan akan muncul perubahan yang signifikan dalam kehidupan masyarakat Indonesia, baik dari segi hunian yang lebih baik maupun peluang ekonomi yang lebih luas.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: