Kategori Berita
Kamis, 29 JANUARI 2026 • 14:38 WIB

Banjir Melanda 41 Desa di Kabupaten Bekasi, 37.879 Keluarga Terpaksa Mengungsi

Banjir Melanda 41 Desa di Kabupaten Bekasi, 37.879 Keluarga Terpaksa MengungsiBanjir Melanda 41 Desa di Kabupaten Bekasi, 37.879 Keluarga Terpaksa Mengungsi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi menginformasikan bahwa 41 desa di 13 kecamatan terendam banjir per 29 Januari 2026. Sebanyak 37.879 kepala keluarga terdampak, di mana 6.027 di antaranya terpaksa mengungsi ke 21 lokasi pengungsian.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis Kecerdasan Buatan

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Dodi Supriadi, banjir ini menimbulkan kerugian bagi masyarakat lokal. Pendataan menunjukkan ketinggian air di berbagai desa mencapai 100 cm diantaranya, dengan evakuasi dan bantuan masih berlangsung.

Data dan Kejadian Banjir

Dodi Supriadi dari BPBD Kabupaten Bekasi menyatakan bahwa banjir menjadi salah satu bencana alam yang berdampak signifikan. Pendataan menunjukkan beberapa desa seperti Baberalan mengalami ketinggian air hingga 100 cm.

Proses evakuasi dan penyaluran bantuan untuk warga yang terdampak masih berlangsung hingga saat ini. BPBD bekerjasama dengan berbagai instansi untuk memastikan bantuan logistik hingga kepada masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: Google Menanggapi Isu Keamanan Phishing pada Layanan Gmail

Desa Terdampak dan Tingkat Keparahan

Di Kecamatan Taruma Jaya dan Babelan, kedalaman banjir bervariasi dari 10 hingga 100 cm. Sementara itu, beberapa desa di Kecamatan Tambun Utara mengalami banjir dengan tinggi muka air (TMA) mencapai 120 cm.

Kondisi serupa juga dilaporkan di kecamatan lain seperti Cibitung dan Muara Gembong. Ini menunjukkan dampak yang signifikan terhadap infrastruktur yang ada serta kehidupan sehari-hari masyarakat di kawasan tersebut.

Penanganan Banjir dan Distribusi Bantuan

BPBD Kabupaten Bekasi berkoordinasi dengan berbagai Dinas dan Instansi untuk memastikan penanganan bencana berjalan efektif. Dodi menegaskan pentingnya kolaborasi antar instansi dalam penanganan bencana ini.

Dengan banyaknya kepala keluarga yang terpaksa mengungsi, distribusi bantuan dan pemulihan kawasan menjadi agenda utama. Penanganan bencana ini membutuhkan respons cepat agar masyarakat dapat segera kembali ke kehidupan normal.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Banjir Melanda 41 Desa di Kabupaten Bekasi, 37.879 Keluarga Terpaksa Mengungsi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!