Kategori Berita
Rabu, 28 JANUARI 2026 • 15:16 WIB

Keributan Wisatawan Belarusia di Lovina Mengguncang Ketertiban Publik

Keributan Wisatawan Belarusia di Lovina Mengguncang Ketertiban PublikKeributan Wisatawan Belarusia di Lovina Mengguncang Ketertiban Publik

Seorang wisatawan asal Belarusia, Pisarenka Pavel, terlibat keributan di Pantai Lovina, Bali, yang berujung pada penangkapannya oleh pihak kepolisian.

Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Tanggapan dan Komitmen Reformasi

Insiden ini menciptakan gelombang perhatian publik setelah aksi Pavel yang mengacungkan jari tengah saat diserahkan kepada pihak Imigrasi Singaraja.

Detail Kejadian di Hotel Rumi Bumi Lovina

Keributan yang melibatkan Pisarenka Pavel terjadi pada pagi hari di Hotel Rumi Bumi Lovina. Pihak hotel melaporkan adanya gangguan ketertiban yang disebabkan oleh Pavel, yang terus mengganggu tamu lainnya.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan bahwa petugas polisi langsung merespons laporan tersebut. Saat berpapasan dengan Pavel, polisi berusaha melakukan pendekatan persuasif untuk meredakan situasi.

Meskipun tidak ada kerusakan pada fasilitas hotel, perilaku Pavel yang berisik membuat pihak hotel merasa tertekan. 'Yang bersangkutan berbicara dengan nada tinggi dan mengeluarkan ucapan yang membuat pihak hotel merasa tidak nyaman,' ungkap Yohana.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer

Permintaan Tidak Berbasis Pembayaran

Setelah keributan awal, Pavel kembali ke hotel dalam keadaan emosional, meminta untuk menikmati kopi dan sarapan. Namun, ia juga meminta untuk memperpanjang masa inapnya tanpa membayar, yang memicu ketegangan lebih lanjut.

Pihak hotel bersedia memenuhi permintaan makan dan minum Pavel, tetapi menolak untuk memperpanjang masa inapnya karena khawatir akan gangguan terhadap tamu lain.

Polisi kemudian memberikan waktu sekitar 15 menit kepada Pavel untuk meninggalkan area hotel sebagai langkah pencegahan terhadap kerusuhan lebih lanjut di lokasi tersebut.

Proses Hukum dan Tindakan Kepolisian

Setelah meninggalkan hotel, Pavel dilaporkan oleh warga setempat atas tuduhan tidak membayar saat berbelanja di sebuah warung. Respon cepat dari polisi membawa Pavel ke Polres Buleleng untuk proses selanjutnya.

Yohana menjelaskan bahwa hasil koordinasi dengan Imigrasi Kelas II TPI Singaraja menunjukkan bahwa dokumen keimigrasian Pavel dinyatakan lengkap. Namun, jika ditemukan unsur pidana, proses hukum lebih lanjut bisa dilakukan.

Polisi berupaya menjaga ketertiban di kawasan tersebut, melindungi masyarakat setempat serta wisatawan yang berada di area Lovina.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Keributan Wisatawan Belarusia di Lovina Mengguncang Ketertiban Publik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!