Rekor Baru Harga Emas Tembus US$ 5.000 di Pasar Spot
Pada 26 Januari 2026, harga emas di pasar spot mencapai rekor baru, yakni US$5.000 per troy ons.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Harga perak juga mengalami lonjakan signifikan, menembus US$100 per troy ons dalam kondisi pasar yang tidak menentu.
Harga emas dunia mengalami penguatan sebesar 0,80%, mencapai US$5.026,93 per troy ons, mencerminkan lonjakan yang mencolok dalam periode waktu yang singkat.
Pencapaian ini menunjukkan pertumbuhan dari harga US$2.700 setahun yang lalu, menandai rekam jejak yang luar biasa dalam mengatasi beberapa level psikologis dalam waktu kurang dari satu tahun.
Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Pernyataan kepala negara Amerika Serikat, Donald Trump, terkait pengerahan armada angkatan laut menuju Iran, telah menimbulkan kekhawatiran baru di kalangan investor, meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven.
Tai Wong, seorang pedagang logam independen, menanggapi situasi ini dengan menyatakan, 'Peran emas sebagai aset aman dan diversifikasi di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik yang tinggi menjadikannya kebutuhan bagi portofolio strategis.'
Goldman Sachs telah menaikkan proyeksi harga emas menjadi US$5.400 per troy ons, menunjukkan keyakinan terhadap berlanjutnya permintaan dari sektor swasta dan bank sentral di pasar negara berkembang.
Peningkatan harga emas berkorelasi dengan ekspektasi penurunan suku bunga AS, yang diperkirakan akan memicu pembelian lebih banyak oleh investor.
Di sisi lain, perak juga menunjukkan kinerja luar biasa, menembus level US$100 per troy ons, mengalami kenaikan sebanyak 7,04% pada perdagangan sebelumnya. Philip Newman, direktur di Metals Focus, menyebutkan, 'Perak seharusnya terus diuntungkan dari banyak kekuatan yang sama yang mendukung permintaan investasi emas.'
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Pertimbangan Penting untuk Pelari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: