Kategori Berita
Minggu, 25 JANUARI 2026 • 14:26 WIB

Protes Mengguncang Minneapolis Setelah Penembakan Oleh Agen Imigrasi AS

Protes Mengguncang Minneapolis Setelah Penembakan Oleh Agen Imigrasi ASProtes Mengguncang Minneapolis Setelah Penembakan Oleh Agen Imigrasi AS

Penembakan oleh agen imigrasi AS terhadap seorang warga negara di Minneapolis telah memicu protes besar-besaran di seluruh kota. Insiden ini merupakan yang kedua dalam sebulan, menarik perhatian serta kecaman dari berbagai kalangan.

Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz

Departemen Keamanan Dalam Negeri menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan pembelaan diri. Namun, bukti dari saksi mata memberikan gambaran situasi yang berbeda, di mana korban, Alex Pretti, hanya memegang telepon saat berusaha membantu demonstran lain.

Kronologi Kejadian di Minneapolis

Penembakan terjadi saat sekelompok demonstran berkumpul untuk menyuarakan penolakan terhadap kebijakan imigrasi yang ketat. Menurut informasi awal dari Departemen Keamanan Dalam Negeri, seorang agen Patroli Perbatasan mengklaim bahwa ia melindungi diri ketika pria tersebut mendekat.

Namun, rekaman yang beredar menunjukkan bahwa Alex Pretti tidak memiliki senjata api. Menurut video dari saksi mata, ia sedang merekam kejadian tersebut dengan ponselnya.

Rekaman lebih lanjut menunjukkan bahwa Pretti tidak hanya aktif membantu wanita yang terjatuh, tetapi juga menjadi sasaran semprotan merica yang digunakan oleh agen imigrasi. Ini menunjukkan adanya potensi pelanggaran prosedur dalam menangani demonstrasi.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

Respon Terhadap Insiden Penembakan

Setelah penembakan terjadi, ratusan demonstran keluar ke jalan untuk mengekspresikan ketidakpuasan mereka. Mereka berhadapan langsung dengan agen bersenjata yang menerapkan gas air mata dan granat kejut untuk mengendalikan kerumunan.

Demonstrasi ini tidak hanya terpusat di Minneapolis, melainkan juga menyebar ke kota-kota besar lainnya seperti New York, Washington D.C., dan San Francisco. Rangkaian protes ini menggambarkan permasalahan rasial dan penegakan hukum yang tengah menjadi isu hangat saat ini.

Insiden ini menjadi sorotan utama media massa, di mana banyak pemimpin lokal meminta pertanggungjawaban dari pihak berwenang atas tindakan yang mereka anggap berlebihan.

Dampak Politik dan Ketegangan Antara Pejabat

Ketegangan meningkat antara pejabat negara bagian dan federal setelah insiden penembakan. Pejabat lokal merasa diabaikan dalam proses penyelidikan terkait peristiwa ini, menambah kecemasan di tengah masyarakat.

Hal ini memunculkan kembali ingatan akan kasus Renee Good yang juga ditembak oleh agen imigrasi pada 7 Januari, memperlihatkan adanya perseteruan yang lebih besar antara kebijakan federal dan kebutuhan keamanan di tingkat lokal.

Masyarakat dikhawatirkan bahwa insiden serupa dapat memicu lebih banyak kekerasan dan ketidakpuasan di tengah isu-isu sosial yang sedang dihadapi, menambah lapisan kompleksitas dalam situasi yang sudah tegang.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Protes Mengguncang Minneapolis Setelah Penembakan Oleh Agen Imigrasi AS

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!