Kategori Berita
Kamis, 22 JANUARI 2026 • 21:39 WIB

Inisiatif Dewan Perdamaian Gaza untuk Mendukung Rekonstruksi Wilayah Pasca-Konflik

Inisiatif Dewan Perdamaian Gaza untuk Mendukung Rekonstruksi Wilayah Pasca-KonflikInisiatif Dewan Perdamaian Gaza untuk Mendukung Rekonstruksi Wilayah Pasca-Konflik

Dewan Perdamaian Gaza yang dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah meluncurkan penggalangan dana yang melibatkan 60 negara di seluruh dunia.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik

Dengan target pengumpulan dana sebesar USD 1 miliar, inisiatif ini bertujuan untuk mendukung rekonstruksi dan pembangunan kapasitas pemerintahan di Gaza yang terdampak akibat konflik.

Penggalangan Dana untuk Gaza

Dewan Perdamaian Gaza bertugas mengawasi pembangunan serta hubungan regional di wilayah tersebut, dan telah resmi mengundang 60 negara untuk berpartisipasi dalam penggalangan dana.

Negara-negara yang ingin bergabung diwajibkan untuk menyumbangkan dana sebesar USD 1 miliar atau sekitar Rp 16,7 triliun demi mendapatkan keanggotaan selama tiga tahun.

Dokumen yang diperoleh dari beberapa sumber menyebutkan bahwa jika suatu negara berkontribusi lebih dari USD 1 miliar pada tahun pertama, masa keanggotaan dapat diperpanjang lebih dari tiga tahun.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China

Tanggapan Negara-negara terhadap Inisiatif Ini

Sejumlah pemerintah telah mengonfirmasi penerimaan undangan tersebut, meskipun banyak yang masih mempertimbangkan posisi mereka terkait inisiatif ini.

Kementerian Luar Negeri Yordania menginformasikan bahwa Raja Abdullah sedang meninjau proposal tersebut, sementara Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, mengungkapkan komitmen mereka untuk solusi abadi bagi Palestina.

Di Kanada, Perdana Menteri Mark Carney menyatakan persetujuan prinsip terhadap proposal ini, meskipun menekankan bahwa rincian penting masih dalam pembahasan.

Komposisi dan Struktur Dewan Perdamaian

Dewan ini dipimpin oleh Trump, dengan anggota awal termasuk beberapa tokoh politik ternama seperti Tony Blair dan Jared Kushner.

Ketidakhadiran perwakilan Palestina dalam dewan ini telah menuai kritik tajam dari kelompok hak asasi manusia dan diplomat, menciptakan tanggapan bahwa inisiatif ini bersifat kolonial.

Gedung Putih juga mengumumkan bahwa Dewan Eksekutif Gaza beranggotakan 11 orang ditunjuk untuk mendukung pemerintahan teknokrat yang diharapkan dapat menciptakan stabilitas di wilayah tersebut.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Pertimbangan Penting untuk Pelari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Inisiatif Dewan Perdamaian Gaza untuk Mendukung Rekonstruksi Wilayah Pasca-Konflik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!