Operasi Penemuan Korban Kecelakaan Pesawat ATR di Pangkep Berlanjut
Tim SAR gabungan berhasil menemukan enam korban dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang terjadi di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer
Satu korban telah dievakuasi dari kedalaman jurang yang mencapai 350 meter, sedangkan lima korban lainnya masih menunggu proses evakuasi lebih lanjut.
Proses penemuan enam korban terjadi pada hari Kamis, 22 Januari 2026, di titik koordinat yang berdekatan. Kasi Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, menjelaskan bahwa satu paket korban telah berhasil diangkat dari dalam jurang.
Keenam korban ditemukan di sekitar ekor pesawat dan memiliki jarak yang cukup dekat. "Ketika ditemukan, jarak masing-masing paket adalah 50 meter di tempat tanpa serpihan," ungkap Andi Sultan.
Hingga saat ini, satu jenazah berhasil dievakuasi, namun masih ada lima korban yang belum dapat diangkat dari lokasi kecelakaan.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025
Operasi SAR menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah kondisi cuaca yang tidak mendukung. Helikopter Bell 429 yang digunakan dalam misi harus kembali ke Lanud Hasanuddin akibat cuaca buruk.
Andi Sultan menyatakan bahwa medan terjal dan jarak pandang yang terbatas menjadi hambatan utama dalam proses evakuasi. "Cuaca yang cepat berubah menambah kesulitan di lapangan," jelasnya.
Meskipun menghadapi tantangan berat, seluruh personel SAR tetap bekerja dengan semangat tinggi dan mengutamakan keselamatan dalam menjalankan misi pencarian korban.
Selain upaya evakuasi, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga telah memulai investigasi untuk menentukan penyebab jatuhnya pesawat ATR 42-500. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terkait insiden yang terjadi dan mencegah kejadian serupa di masa depan.
Penyelidikan menyeluruh akan melibatkan berbagai pihak untuk memperoleh data dan informasi yang akurat. Hal ini penting agar langkah perbaikan dapat dilakukan berdasarkan hasil temuan yang valid.
Sementara itu, Tim SAR akan terus berusaha untuk mengevakuasi sisa korban yang masih berada di lokasi kecelakaan.
Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: