Kategori Berita
Kamis, 22 JANUARI 2026 • 19:03 WIB

Kecelakaan Maut di Tebingtinggi: Sembilan Jiwa Melayang Akibat Tabrakan Kereta Api dan Minibus

Kecelakaan Maut di Tebingtinggi: Sembilan Jiwa Melayang Akibat Tabrakan Kereta Api dan MinibusKecelakaan Maut di Tebingtinggi: Sembilan Jiwa Melayang Akibat Tabrakan Kereta Api dan Minibus

Sembilan orang kehilangan nyawa dalam kecelakaan tragis yang melibatkan Kereta Api Sri Billah Utama dan sebuah minibus di perlintasan tanpa palang pintu di Kota Tebingtinggi, Sumatra Utara, pada 21 Januari 2023.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang

Para korban, termasuk balita dan seorang lansia, semuanya merupakan penumpang minibus yang dievakuasi ke RS Bhayangkara Kota Tebingtinggi.

Rincian Korban dan Kejadian

Kapolres Tebingtinggi, AKBP Rina Frillya, mengonfirmasi bahwa salah satu korban yang meninggal adalah Abdul Kadir Al Jaelani, pengemudi minibus, yang meninggal setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Dari total sembilan korban, delapan orang tewas di lokasi kejadian, termasuk seorang balita berusia empat tahun dan seorang lansia berusia 80 tahun, yang berasal dari Kecamatan Deliserdang dan Medan Marelan.

AKBP Rina menyatakan, "Seluruh korban meninggal dunia merupakan penumpang Toyota Avanza BK 1657 AB. Sedangkan penumpang kereta api tidak ada korban."

Detail Kejadian

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB ketika minibus yang dikemudikan oleh Abdul Kadir melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di saat Kereta Api Sri Billah Utama melaju dari arah Rantau Prapat menuju Medan.

Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Membangun Hubungan yang Sehat

Laporan awal menunjukkan bahwa pengemudi tidak mengindahkan peringatan serta teriakan dari saksi yang berusaha mencegahnya untuk melintas.

Minibus tersebut kemudian terlibat tabrakan dengan kereta, dan hasil investigasi menunjukkan kendaraan terseret sejauh 300 meter.

Melanjutkan pernyataan AKBP Rina, "Desi keterangan saksi, mobil tersebut sudah diteriaki oleh saksi agar jangan melintas, namun mobil tetap melaju melewati perlintasan kereta api tanpa palang pintu tersebut."

Tindakan Kepolisian dan Penyelidikan

Setelah kecelakaan terjadi, kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti serta mencatat identitas korban di rumah sakit.

Penyidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk memastikan penyebab pasti dari kecelakaan, dengan diketahui bahwa minibus berangkat dari Kabupaten Deliserdang untuk menghadiri acara keluarga di Kabupaten Batubara.

AKBP Rina menambahkan, "Pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, mendata korban di rumah sakit, memeriksa sejumlah saksi, serta mendokumentasikan seluruh rangkaian kejadian."

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kecelakaan Maut di Tebingtinggi: Sembilan Jiwa Melayang Akibat Tabrakan Kereta Api dan Minibus

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!