Jadwal Uji Kelayakan Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia Pekan Ini
Komisi XI DPR RI akan menjalankan uji kelayakan dan kepatutan untuk calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) pada pekan ini. Tiga calon yang terlibat dalam proses tersebut adalah Solikin M Juhro, Dicky Kartikoyono, dan Thomas Djiwandono.
Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Membangun Hubungan yang Sehat
Proses uji kelayakan ditetapkan berlangsung tidak dalam satu hari, dimulai pada Jumat (23/1) untuk Solikin M Juhro dan dilanjutkan dengan dua calon lainnya pada Senin (26/1).
Wakil Ketua Komisi XI DPR, Fauzi Amro, menjelaskan bahwa proses uji kelayakan dan kepatutan untuk calon Deputi Gubernur BI akan dilakukan secara berurutan. Hari pertama akan dimulai dengan Solikin M Juhro, diikuti oleh Dicky Kartikoyono dan Tommy Djiwandono pada hari Senin.
Fauzi menyatakan, "Ada tiga calon, Jumat satu orang. Iya (Solikin M Juhro)," saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Kamis (22/1/2026). Proses ini diharapkan dapat berjalan lancar demi memastikan rekam jejak yang tepat dari calon-calon yang diusulkan.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa pengusulan nama Tommy Djiwandono sebagai calon Deputi Gubernur BI berasal dari Gubernur BI, Perry Warjiyo. "Bahwa pengusulan Tommy Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI itu adalah pilihan dari Gubernur BI sendiri," tambah Dasco.
Dasco juga menjelaskan bahwa calon tersebut terpilih secara kolektif dan kolegial, menutup spekulasi mengenai adanya intervensi dari Presiden Prabowo Subianto. "Sehingga kalau dikatakan ada intervensi, misalnya dari presiden, pengusulan itu kemudian dari Gubernur BI," ujarnya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.
Dasco menegaskan pentingnya aspek kolektivitas dalam pengambilan keputusan di BI. Ia menyatakan, "Jadi ya bagaimana kemudian seorang deputi bisa mengambil keputusan-keputusan penting tanpa disetujui oleh yang lain, itu tidak mungkin."
Dengan adanya sistem kolektif kolegial, keputusan yang diambil di BI diharapkan mencerminkan kepentingan seluruh anggota yang terlibat, bukan satu individu saja. Ini menunjukkan komitmen untuk menjaga integritas lembaga.
Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: