Raja Yordania Bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza atas Undangan AS
Raja Yordania Abdullah II menerima undangan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menjadi anggota Dewan Perdamaian Gaza. Kementerian Luar Negeri Yordania telah mengonfirmasi bahwa dokumen terkait sedang ditinjau sesuai dengan prosedur hukum internal.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Melalui pernyataan resmi, kementerian menyatakan, "Yordania menghargai peran kepemimpinan Presiden Trump dalam mencapai gencatan senjata di Gaza serta berbagai upaya yang dilakukannya untuk mewujudkan keamanan, stabilitas, dan perdamaian."
Pada hari yang sama dengan penerimaan undangan tersebut, Dr. Ali Shaath dilantik sebagai kepala National Committee for the Administration of Gaza (NCAG). Salah satu langkah pertamanya adalah mengadopsi dan menandatangani pernyataan misi komite yang bertujuan untuk mengawasi proses transisi di Gaza.
Pengumuman pelantikan ini disampaikan oleh Gedung Putih, yang juga merilis daftar anggota komite Gaza. Komite ini dibentuk sebagai bagian dari rencana 20 poin Presiden Trump untuk mengakhiri konflik yang berkepanjangan di wilayah tersebut.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Gedung Putih mengumumkan pembentukan Gaza Executive Board. Dewan ini dimaksudkan untuk membantu tata kelola dan layanan di Gaza, melibatkan sejumlah figur penting seperti Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dan tokoh-tokoh politik lainnya.
Steve Witkoff, utusan khusus Trump, menyampaikan bahwa dewan tersebut akan memiliki peran kunci dalam mendukung proses administrasi di Gaza. Selain itu, Witkoff juga mengumumkan dimulainya fase kedua rencana gencatan senjata yang fokus pada demiliterisasi dan tata kelola teknokratik.
Fase pertama dari kesepakatan gencatan senjata telah efektif sejak 10 Oktober, berhasil menghentikan perang Israel di Gaza. Konflik ini telah mengakibatkan lebih dari 71.000 kematian dan lebih dari 171.000 orang terluka, menunjukkan dampak tragis dari ketidakstabilan di kawasan.
Dengan adanya Dewan Perdamaian yang baru dibentuk serta partisipasi Raja Yordania, diharapkan bisa tercapai upaya penyelesaian konflik yang lebih permanen dan memberikan dampak positif bagi warga Gaza.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: