Banjir Masih Melanda Jakarta: 47 RT dan 23 Jalan Terdampak Hingga Minggu Sore
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa hingga Minggu sore, 47 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan di Jakarta masih terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengungkapkan bahwa banjir ini menggenangi berbagai wilayah dengan ketinggian air yang bervariasi.
Hingga pukul 15.00 WIB pada hari Minggu, dilaporkan bahwa 21 RT di Jakarta Barat terendam dengan ketinggian air antara 10 hingga 50 sentimeter. Sementara itu, 13 RT di Jakarta Pusat terendam pada kedalaman sekitar 30 cm.
Di Jakarta Timur, tiga RT terendam dengan ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 90 cm, sedangkan Jakarta Utara melaporkan lima RT dengan ketinggian air antara 20 hingga 45 cm.
BPBD DKI juga mencatat adanya dua jalan di Jakarta Pusat yang terendam dengan ketinggian air 15 hingga 30 cm, dan 14 jalan di Jakarta Utara yang terendam antara 10 hingga 100 cm.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer
Wilayah Jakarta Barat mencatat ketinggian air tertinggi, yaitu 20 hingga 50 cm, khususnya di Kelurahan Kedaung Kali Angke yang meliputi delapan RT. Empat RT di Kelurahan Kamal mengalami ketinggian air mencapai 30 cm.
Kelurahan Tegal Alur juga mencatat ketinggian air antara 30-40 cm pada lima RT. Di Jakarta Pusat, ketinggian air mencapai 30 cm di 13 RT di Kelurahan Serdang.
Sementara itu, di Jakarta Timur, air mencapai 25 cm di satu RT di Kelurahan Cakung Barat dan antara 50-90 cm di dua RT di Kelurahan Rawa Terate.
Akibat banjir yang melanda, beberapa warga dari Kelurahan Tegal Alur terpaksa mengungsi ke lokasi lebih tinggi, seperti Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Alur Anggrek dan Masjid Istiqomah, dengan total 22 jiwa yang mengungsi.
Di sisi lain, terdapat area yang mulai surut, seperti tiga RT di Kelurahan Duri Kepa dan satu RT di Kelurahan Jembatan Lima. Di Jakarta Utara, satu RT di Kelurahan Kapuk Muara juga melaporkan kondisi yang lebih baik.
Yohan juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan dan menyarankan agar warga menghubungi layanan Jakarta Siaga 112 untuk keadaan darurat.
Baca juga: Pihak Unisba dan Unpas Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kampus Saat Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: