Pengungkapan Jaringan Produksi Vape Narkoba di Jakarta Selatan
Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap praktik produksi vape yang menggunakan narkoba jenis etomidate di Jakarta Selatan, melibatkan dua warga negara asing berinisial MK dan TKG.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025
Operasi ini dimulai dari penangkapan TKG di Bandara Soekarno-Hatta hingga penggeledahan di apartemen Setiabudi, di mana ditemukan 3.000 cartridge dan peralatan produksi lainnya.
Operasi penggeledahan dilaksanakan pada 15 Januari 2026, di mana tim BNN menemukan berbagai barang bukti, termasuk uang tunai sebesar Rp 6,39 juta.
Direktur Psikotropika dan Prekusor Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Brigjen Aldrin Hutabarat, menyatakan, 'Dari koper ini kita temukan, ini adalah sebuah cartridge untuk dimasukkan di vape electric.'
Penemuan tersebut menunjukkan keterlibatan jaringan internasional dalam peredaran narkoba yang berbahaya ini, semakin memperkuat urgensi penanggulangan praktik ilegal tersebut.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille, Klub Penuh Prestasi di Prancis
Dari hasil penyelidikan, BNN mengidentifikasi bahwa MK dan TKG beroperasi berdasarkan perintah seorang bos berinisial A yang diduga berada di luar negeri.
Brigjen Aldrin menjelaskan, 'Kami dapatkan, mempelajari dari handphone-nya,' merujuk kepada alat bukti yang mengarah kepada keterlibatan jaringan yang lebih luas.
Etomidate, zat yang dicampurkan dalam cartridge vape, dapat mengandung 1,5 hingga 2 mililiter per unit, berpotensi menjangkau ribuan pengguna yang membahayakan.
Dengan rincian 3.000 cartridge yang disita, diperkirakan bisa digunakan oleh hingga 15.000 orang, sehingga mencegah risiko penggunaan narkotik yang lebih luas.
Brigjen Aldrin menegaskan, 'Operasi yang dilakukan oleh BNN semua Bea-Cukai menyelamatkan 15 ribu jiwa anak bangsa,' menunjukkan dampak positif dari penegakan hukum ini.
Omzet dari penjualan vape yang diproduksi dapat mencapai Rp 18 miliar, dengan harga jual antara Rp 4 juta hingga Rp 6 juta per unit, yang mencerminkan besarnya keuntungan dari kegiatan ilegal ini.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: