Kategori Berita
Kamis, 15 JANUARI 2026 • 11:20 WIB

Pembatalan Kunjungan Kerja Wakil Presiden Gibran ke Yahukimo Karena Pertimbangan Keamanan

Pembatalan Kunjungan Kerja Wakil Presiden Gibran ke Yahukimo Karena Pertimbangan KeamananPembatalan Kunjungan Kerja Wakil Presiden Gibran ke Yahukimo Karena Pertimbangan Keamanan

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membatalkan kunjungan kerjanya ke Yahukimo, Papua, setelah melakukan analisis mendalam mengenai keamanan. Pembatalan ini didasarkan pada informasi intelijen terkait situasi di daerah tersebut.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Pangdam XVII/Cendrawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil demi keselamatan dan keamanan menjelang kegiatan tersebut.

Pertimbangan Intelijen dalam Pembatalan

Menurut Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim, keputusan pembatalan kunjungan Wakil Presiden adalah hasil dari analisis intelijen yang komprehensif. 'Pembatalan tersebut diambil setelah melalui beberapa penilaian data dan fakta serta analisa intelijen,' ujarnya.

Amrin menambahkan adanya indikasi aktivitas dari kelompok-kelompok di Yahukimo yang dianggap dapat mengganggu keamanan. Kunjungan yang seharusnya berlangsung pada Rabu, 14 Januari, dianggap berisiko dan prioritas diberikan pada keselamatan.

Evaluasi berkelanjutan terhadap situasi di lapangan sangat diperlukan, terutama saat menjelang acara yang melibatkan pejabat penting. 'Faktor keamanan merupakan prioritas mutlak,' tegas Amrin.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Dampaknya di Kampus

Komitmen Pembangunan Meski Kunjungan Dibatalkan

Meskipun kunjungan kerja Gibran dibatalkan, pemerintah pusat tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan di Yahukimo. Pangdam menegaskan bahwa proses pembangunan tidak akan terpengaruh oleh kondisi keamanan yang tidak stabil.

'Walaupun demikian, Pemerintah Pusat berkomitmen untuk membangun wilayah Yahukimo tidak akan surut,' tambahnya, menekankan bahwa kunjungan kerja akan dijadwalkan ulang setelah situasi dinyatakan aman.

Sebelumnya, Wakil Presiden Gibran telah melakukan serangkaian kunjungan kerja ke daerah lain di Papua, seperti Biak dan Wamena, yang menunjukkan konsistensi pemerintah dalam pengembangan wilayah timur Indonesia.

Harapan untuk Kunjungan di Masa Mendatang

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Kapolda Papua Irjen Pol Patrige Renwarin mendukung keputusan pembatalan tersebut. Mereka menekankan pentingnya aspek keamanan dalam setiap kegiatan pemerintah.

Kunjungan kerja ke daerah terpencil seperti Yahukimo sangat penting untuk memahami kebutuhan masyarakat. Namun, keselamatan adalah hal yang tidak bisa dikompromikan.

Kedepannya, diharapkan situasi keamanan di Yahukimo dapat membaik, sehingga kunjungan kerja dapat dijadwalkan kembali dan komunikasi dengan masyarakat dapat terjalin lebih baik.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pembatalan Kunjungan Kerja Wakil Presiden Gibran ke Yahukimo Karena Pertimbangan Keamanan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!