Percepat Pembangunan Gedung Legislatif dan Yudikatif di IKN, Prabowo Beri Arahan Khusus
Presiden Prabowo Subianto meminta percepatan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN). Permintaan ini disampaikan kepada Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, dalam kunjungan ke IKN.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China
Kunjungan tersebut berlangsung pada 12 Januari 2026 dan Prabowo menargetkan penyelesaian proyek ini sebelum tahun 2028. Dalam arahan tersebut, Presiden menekankan pentingnya desain dan fungsi yang optimal dari proyek yang sedang dikerjakan.
Presiden Prabowo menekankan perlunya perbaikan desain gedung legislatif dan yudikatif dalam pembangunannya. Hal ini disampaikan dalam kunjungannya di mana beliau menginginkan perubahan yang substantif akan fungsi gedung tersebut.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan, "Tadi pagi mendapatkan update dari Ketua OIKN berkenaan dengan progres pembangunan Ibu Kota Nusantara kita yang Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas."
Pesan tersebut diharapkan dapat mendukung fungsi legislatif dan yudikatif agar dapat digunakan pada tahun 2028. Dengan demikian, progres pembangunan harus dilakukan secara efisien.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas
Selain proyek gedung legislatif dan yudikatif, Pemerintah juga berencana membangun Kampus Taruna Nusantara di IKN. Ini merupakan langkah untuk meningkatkan fasilitas pendidikan di kawasan tersebut.
Prasetyo Hadi menjelaskan, "Sekali lagi ini memang kita bekerja keras untuk meningkatkan fasilitas-fasilitas pendidikan kita setelah rakyat untuk Desil 1, Desil 2 kita adakan, kita bangun."
Rencana pembangunan ini menunjukkan komitmen Pemerintahan Presiden Prabowo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia agar lebih kompetitif.
Kunjungan ini merupakan yang pertama bagi Presiden Prabowo ke IKN dan bagian dari peninjauan langsung terhadap perkembangan proyek. Sebelum mengunjungi IKN, beliau meresmikan kilang terintegrasi milik PT Pertamina di Balikpapan.
Dalam kunjungan, Presiden juga mengungkapkan harapannya agar setiap fasilitas yang dibangun dapat menyokong visi Indonesia Emas 2045. Ini merupakan program jangka panjang untuk meningkatkan daya saing nasional Indonesia.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: