Kategori Berita
Selasa, 13 JANUARI 2026 • 11:29 WIB

Tantangan Karier Generasi Z di Tahun 2026: Menghadapi Realitas Pasar Kerja

Tantangan Karier Generasi Z di Tahun 2026: Menghadapi Realitas Pasar KerjaTantangan Karier Generasi Z di Tahun 2026: Menghadapi Realitas Pasar Kerja

Generasi Z diprediksi akan menghadapi kesulitan signifikan dalam mendapatkan pekerjaan pada tahun 2026, akibat dampak jangka panjang dari pandemi Covid-19.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

Banyak individu dalam kelompok usia ini kehilangan pengalaman belajar dan keterampilan sosial yang esensial untuk memasuki dunia kerja.

Dampak Pandemi dan Kesenjangan Keterampilan

Pandemi Covid-19 telah mendistrupsi berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor pendidikan dan peluang kerja. Laporan dari Office for National Statistics (ONS) menunjukkan bahwa generasi muda mengalami hambatan besar dalam mendapatkan pekerjaan pertamanya.

Julie Leonard, Chief Impact Officer di Shaw Trust, mengungkapkan bahwa 'pembelajaran daring dan keterbatasan interaksi selama lockdown 2020 menciptakan kesenjangan sosial bagi Generasi Z'.

Fenomena ini lebih mencolok pada kelompok usia 20 hingga 24 tahun, yang kehilangan kesempatan untuk mengembangkan soft skill dan pengalaman kerja karena kurangnya interaksi tatap muka.

Leonard juga menekankan bahwa generasi muda melewatkan peluang untuk belajar etiket di tempat kerja, termasuk 'komunikasi dan kolaborasi', yang penting dalam beradaptasi dengan lingkungan profesional.

Kesiapan Mental dan Pelatihan di Tempat Kerja

Berdasarkan temuan dari KPMG dan PwC, banyak pekerja muda kekurangan keterampilan krusial untuk keberhasilan di dunia kerja. Sebagai respons, PwC telah mulai menawarkan pelatihan yang berfokus pada resiliensi dan keterampilan interpersonal sejak tahun 2025.

Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia

Leonard menekankan, 'Banyak orang muda yang kehilangan tahun-tahun penting di bangku pendidikan tatap muka, sehingga mereka tidak siap untuk memasuki pasar kerja yang telah berubah drastis.'

Pendekatan pelatihan baru menjadi sangat penting agar generasi muda dapat menyesuaikan diri dengan ekspektasi yang berubah di dunia kerja saat ini.

Perusahaan yang proaktif membekali karyawan muda dengan keterampilan ini diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi generasi Z saat mereka memasuki lapangan kerja.

Strategi Menghadapi Pasar Kerja

Julie Leonard menyarankan generasi muda untuk mengadopsi kembali metode tradisional dalam proses pencarian kerja. 'Buat CV, datangi langsung toko-toko, ajak bicara manajer,' ujarnya, menekankan pentingnya interaksi langsung.

Menurutnya, usaha kecil dan menengah merupakan tempat yang ideal bagi pencari kerja untuk membangun resiliensi dan kepercayaan diri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tantangan Karier Generasi Z di Tahun 2026: Menghadapi Realitas Pasar Kerja

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!