Penemuan Jenazah di Labuan Bajo Terkait Kecelakaan Kapal Pelatih Sepakbola Valencia
Satu jenazah yang diduga merupakan anak dari pelatih sepakbola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, ditemukan oleh tim SAR di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Penemuan ini terjadi setelah kapal yang ditumpangi Fernando dan keluarganya tenggelam, menambah daftar korban dalam musibah tersebut.
Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman, mengkonfirmasi penemuan jenazah pada pukul 14.30 Wita. "Informasi penemuan tersebut disampaikan oleh nelayan yang menemukan satu korban bersama bodi kapal," ujarnya.
Tim SAR sebelumnya berhasil menemukan jenazah Fernando dan putrinya yang berusia 12 tahun, menjadikan total jenazah yang ditemukan menjadi tiga.
Proses pencarian dimulai setelah kecelakaan kapal yang dialami oleh Fernando dan anak-anaknya, memaksa tim SAR gabungan melanjutkan upaya pencarian dengan banyak sumber daya yang terlibat.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Jenazah yang ditemukan oleh nelayan dievakuasi menggunakan kapal Basarnas, KN Puntadewa 250. Sekitar pukul 18.10 Wita, jenazah itu tiba di Pelabuhan Marina Labuan Bajo sebelum dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Komodo untuk proses identifikasi.
Fathur Rahman menegaskan, "Terkait dengan penemuan satu korban dalam kondisi meninggal dunia, saat ini masih dilakukan proses identifikasi." Ini menjadi langkah signifikan untuk memastikan identitas jenazah yang ditemukan.
Diharapkan, proses identifikasi ini dapat memberikan kepastian kepada keluarga yang tengah berduka atas peristiwa tragis ini.
Kecelakaan kapal ini menarik perhatian tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga internasional, mengingat keterlibatan seorang pelatih sepakbola yang dikenal, Martin Carreras Fernando. Berita ini mengguncang berbagai kalangan, termasuk para fans dan masyarakat luas.
Pihak berwenang saat ini sedang menyelidiki penyebab pasti dari tenggelamnya kapal pinisi tersebut, yang dilaporkan mengalami cuaca buruk saat berlayar di kawasan Labuan Bajo.
Investigasi akan terus berlanjut untuk menjamin keselamatan laut dan mengidentifikasi langkah-langkah pencegahan yang perlu diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: