Kategori Berita
Jumat, 02 JANUARI 2026 • 17:10 WIB

Generasi Z Alihkan Pilihan Minuman dari Bir ke Matcha Sebelum Terbang

Generasi Z Alihkan Pilihan Minuman dari Bir ke Matcha Sebelum TerbangGenerasi Z Alihkan Pilihan Minuman dari Bir ke Matcha Sebelum Terbang

Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa pelancong muda mulai meninggalkan kebiasaan minum bir sebelum terbang, dengan matcha menjadi pilihan utama mereka.

Baca juga: Polisi Lakukan Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni

Temuan ini dicatat oleh Manchester Airport Group (MAG) yang melaporkan lonjakan penjualan matcha sebesar 165% di tiga bandara yang mereka kelola.

Perubahan Preferensi Minum di Bandara

Data yang diperoleh dari MAG menunjukkan penjualan matcha mengalami kenaikan yang signifikan, dengan London Stansted menjadi yang tertinggi mencapai 174%, sementara Bandara Manchester tercatat 144%.

Studi ini menunjukkan bahwa Generasi Z cenderung memilih opsi minuman yang lebih menyehatkan dibandingkan pilihan tradisional yang mengandung alkohol.

Matcha, meskipun sudah ada sejak lama, baru-baru ini mulai mendapatkan popularitas di Inggris, didorong oleh tren gaya hidup sehat yang berkembang di media sosial.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video Parodi

Lonjakan Penjualan Smoothie dan Dampak Teknologi

MAG juga melaporkan lonjakan penjualan smoothie lebih dari 650% secara tahunan, menunjukkan meningkatnya minat pelancong muda terhadap pilihan makanan dan minuman yang lebih sehat.

Walaupun harga smoothie biasanya lebih tinggi, pelancong Gen Z tetap menganggapnya sebagai bagian penting dari paket makanan mereka.

Generasi ini juga terpapar dengan kemajuan teknologi, termasuk penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk merencanakan perjalanan mereka.

Pengaruh Generasi Z Terhadap Industri Perjalanan

Berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan di media sosial, satu dari empat penumpang MAG yang berusia di bawah 25 tahun melaporkan bahwa mereka telah menggunakan AI untuk merencanakan perjalanan.

Laporan dari Abta menunjukkan bahwa penggunaan AI untuk inspirasi perjalanan meningkat dua kali lipat, dengan kelompok usia 25-34 tahun menjadi pengguna aktif.

Andrew MacMillan, Chief Strategy Officer MAG, menyatakan bahwa pengaruh pelancong muda sangat signifikan dalam menciptakan tren baru di industri perjalanan.

Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Generasi Z Alihkan Pilihan Minuman dari Bir ke Matcha Sebelum Terbang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!